Selasa, 14 April 2026

Berita Berau Terkini

Ketua DPRD Berau Madri Pani Ingin Dinas Kesehatan Berau Sidak Makanan di Pasar Ramadhan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, belum melakukan sidak kepada penjual makanan dadakan terkait kebersihan dan keamanan makanan yang dijual

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
Pasar Ramadan Berau yang berada di masjid Agung Baitul Hikmah. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB– Bulan suci Ramadhan telah berlangsung sekira satu pekan, namun hingga kini Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, belum melakukan sidak kepada penjual makanan dadakan terkait kebersihan dan keamanan makanan yang dijual.

Ketua DPRD Berau, Madri Pani mendorong Dinas Kesehatan Berau untuk segera melakukan sidak.

Menurutnya pengecekan makanan merupakan bukti dan tanggung jawab, dari pemerintah untuk menjamin keamanan pangan untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Karena Ramadan merupakan momen dimana banyak pedagang bermunculan, maka pemeintah wajib memastikan kesehatan dan kebersihan makanan yang beredar.

“Banyak bermunculan produsen rumahan, sehingga sangat penting bagi pemerintah untuk memastikan keamanan produk tersebut,” ucapnya kepada TribunKaltim.Co, Senin (11/4/2022).

Baca juga: 14 Ton Minyak Goreng Curah untuk UMKM di Berau, Masih Proses Pengiriman dari Balikpapan

Baca juga: Arab Saudi Keluarkan Keputusan Haji, Kemenag Berau Minta JCH Bersabar, Tunggu Kepastian dari Pusat

Baca juga: Sambut Pelaksanaan Porprov Kaltim, Pembangunan Gedung Olahraga di Berau Terus Dikebut

Politikus Partai NasDem ini menegaskan, jangan sampai ada oknum yang ingin mengambil untuk banyak dengan menjual makanan tetapi tidak memperdulikan kualitas dagangan miliknya.

Lebih parah lagi jika ada yang sengaja menggunakan bahan berbahaya sebagai campuran dagangannya.

“Ini kan menjadi bahaya, kesehatan masyarakat jadi terancam,” tuturnya.

Mantan Kepala Kampung Gurimbang ini menuturkan, Dinas Kesehatan Berau juga bisa menggandeng Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kalimantan Timur untuk melakukan sidak.

Apabila nantinya ada yang terungkapmenggunakan bahan-bahan berbahaya di dalam makanan, Dinkes bisa memberikan peringatan, edukasi atau bahkan sanksi tegas kepada pedagang yang bersangkutan.

“Gandeng semua stekholder terkait, intinya kesehatan masyarakat harus diutamakan,” sambungnya.

Ia mengingatkan, bagi pedagang untuk lebih menjaga kebersihan makanan yang dijualnya.

Serta masyarakat diminta selektif dalam memilih makanan yang ingin dikonsumsi untuk menajaga kesehatan masing-masing.

Baca juga: Jadwal Imsak Kabupaten Berau dan Jam Buka Puasa Senin 11 April 2022, Ada Niat Puasa dan Doa Berbuka

Jangan sampai pada bulan suci Ramadhan yang seharusnya menjadi momen bahagia bersama keluarga, justru menjadi sebaliknya karena ada anggota keluarga yang sakit disebabkan konsumsi makanan yang tidak terjamin kesehatannya.

“Saat pembukaan pasar Ramadan beberapa waktu lalum pedagang memang sudah rapi, walaupun sebagian sudah ada yang menggunakan sarung tangan dalam pelayanan tapi masih banyak yang terbuka,” tutupnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved