Ibu Kota Negara

Besok, Giliran Kemenkumham Kunjungi Lokasi IKN, Sekcam Sepaku Sebut Kunjungan Kian Padat Pekan Ini

Kunjungan dari berbagai pihak semakin masif ke Ibu Kota Negara (IKN) dalam beberapa waktu terakhir. Dikatakan Sekretaris Camat (Sekcam) Sepaku Adi Ku

Editor: Rahmad Taufiq
KOMPAS.COM/Ahmad Riyadi
Titik Nol IKN Nusantara ramai dikunjungi masyarakat yang ingin melihat secara langsung lokasi yang akan dijadikan Pusat Pemerintahan itu. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kunjungan dari berbagai pihak semakin masif ke Ibu Kota Negara (IKN) dalam beberapa waktu terakhir.

Dikatakan Sekretaris Camat (Sekcam) Sepaku Adi Kustaman, kunjungan bertambah padat di minggu-minggu terakhir ini.

"Iya ini kunjungan semakin padat," ungkapnya kepada TribunKaltim.co Rabu (13/4/2022).

Teranyar, kunjungan dari Direktur Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam rangka meninjau lokasi rencana pembangunan pelabuhan bongkar muat material dan logistik untuk pembangunan IKN.

Setelah itu, ada pula kunjungan dari tim Mahkamah Agung (MA) dalam rangka peninjauan beberapa titik seperti lokasi calon istana, titik nol IKN, serta lokasi kantor MA nantinya.

Baca juga: Presiden, Menteri dan DPR Pindah ke IKN Mulai 2024, Bagaimana Nasib Gedung Pemerintahan di Jakarta?

Baca juga: Jadwal Mahkamah Agung ke IKN Nusantara, Melihat Lokasi Calon Kantor MA dan Istana Negara

"Besok Kementerian Hukum dan HAM, kalau MA tanggal 25 April, baru protokoler MA kemarin," tuturnya.

"Rencana kunjungan MA kalau memungkinkan ke titik-titik seperti titik nol, calon istana dan kantor MA," imbuhnya.

Kemudian, Adi Kustaman mengemukakan, besok rencananya akan ada kunjungan juga dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk meninjau lokasi-lokasi di IKN.

"Besok Kemenkumham, info titik kunjungan mana saja yang akan didatangi masih belum diketahui," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved