Otomotif

Berbahayakah Sering Gonta-ganti Merek Oli Mesin? Yuk, Simak Penjelasannya Berikut

Nah, karena makin banyak pilihan, terkadang konsumen sering berganti-ganti merek oli untuk mesin kendaraan mereka. Lantas, bahaya atau enggak sih

Editor: Diah Anggraeni
PriceArea.com
Terkadang konsumen sering berganti-ganti merek oli untuk mesin kendaraan mereka. Lantas, bahaya atau enggak sih? 

TRIBUNKALTIM.CO - Beredar berbagai jenis merek dan jenis oli mesin di pasaran.

Tiap merek dan jenis oli ini pun memiliki campuran atau kandungan berbeda-beda.

Nah, karena makin banyak pilihan, terkadang konsumen sering berganti-ganti merek oli untuk mesin kendaraan mereka.

Lantas, bahaya atau enggak sih gonta-ganti merek oli untuk mesin kendaraan?

Baca juga: Ini Resiko Bila Memaksakan Menyalakan Motor Saat Oli Mesin Tercampur dengan Air

Ahli Konversi Energi Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto Zaenuri mengatakan, sering mengganti merek oli ternyata tidak berbahaya bagi mesin.

Asalkan, jenis oli yang digunakan masih sama.

"Kalau dari oli mineral ke oli mineral, atau oli sintetik ke oli sintetik, itu enggak masalah, tapi dengan catatan oli sebelumnya benar-benar dikeluarkan habis," ucap pria yang akrab disapa Yus ini, saat dihubungi GridOto.com beberapa waktu lalu.

Namun, lain cerita kalau konsumen gonta-ganti oli yang berbeda jenis, misal oli sintetik dengan oli mineral, atau sebaliknya.

Menurut Yus, jika konsumen memiliki kebiasaan seperti itu, maka perlu dilakukan pengurasan terlebih dahulu.

"Boleh diganti, tapi pas penggantian harus dipastikan oli yang lama benar-benar terkuras dengan baik," jelasnya.

Baca juga: Selain Oli Mesin, Oli Gardan Motor Juga Harus Diganti, Ini Perbandingan Pergantian Oli Gardan

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved