Virus Corona

Virus Corona Lumpuhkan Kota Terbesar di China, Hampir Sebulan Lockdown, Kini 1.000 Orang Dievakuasi

Terkuak kondisi terkini kota terbesar di China akibat wabah Virus Corona. Shanghai, sebagai kota terbesar di China kini masih memberlakukan lockdown

Penulis: Hartina Mahardhika | Editor: Syaiful Syafar
bbc.com
Shanghai, kota terbesar di China sekarang berada di minggu keempat lockdown sebagai upaya mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang makin meluas. 

TRIBUNKALTIM.CO - Terkuak kondisi terkini kota terbesar di China akibat wabah Virus Corona. Shanghai, sebagai kota terbesar di China kini masih memberlakukan lockdown sebagai upaya mencegah Covid-19 makin meluas.

Pemberitahuan resmi dari pejabat Partai Komunis setempat di suatu daerah di utara kota, merinci perintah untuk memindahkan penduduk ke fasilitas karantina yang jaraknya lebih dari 160 km, sebagaimana dilansir BBC.

Rencananya adalah memindahkan orang dari rumah mereka di Pingwang ke provinsi tetangga Zhejiang, di mana mereka akan tinggal setidaknya selama seminggu.

Anak-anak kecil, orang tua dan mereka yang cacat dapat dikecualikan, menurut pemberitahuan itu.

Dikatakan hanya mereka yang dites negatif yang bisa pergi - tidak jelas mengapa orang dengan tes negatif dipindahkan.

Baca juga: Saat RI Makin Longgar, Terkuak Ngerinya Corona di Luar Negeri, Nasib PM Israel hingga China Lockdown

Baca juga: Isu Asal Usul Virus Corona Selama Ini Ternyata Salah? Temuan Baru Soal Asal Covid-19 Mengemuka

Baca juga: Kabar Buruk dari China, Shanghai Laporkan Kematian Pertama Varian Omicron Covid-19 Terbaru

Para pejabat di China berada di bawah tekanan besar untuk mengurangi risiko penularan dan mengurangi kasus Covid-19 menjadi nol.

Itu terjadi hanya beberapa hari setelah pihak berwenang memindahkan orang dari rumah mereka dan mengevakuasi sebagian besar penduduk di daerah lain di Shanghai.

Sedikitnya 1.000 orang terpaksa meninggalkan kota kecil Beicai dan pindah ke akomodasi sementara sehingga petugas dapat mendisinfeksi daerah di pinggiran daerah Pudong di timur kota.

Pemberitahuan resmi yang dikeluarkan kepada penduduk mengatakan kepada mereka untuk mengemas barang-barang mereka dan membiarkan pintu lemari pakaian mereka terbuka.

Mereka juga diminta membuka pintu depan rumah mereka.

Baca juga: Warga Marah! Terkuak Situasi Mencekam saat Shanghai China Lockdown Hari Ini, Indonesia Sudah Aman?

Pemberitahuan dari Kantor Pencegahan Epidemi kota juga termasuk perintah ini:

"Anda tidak dapat membawa hewan peliharaan Anda selama evakuasi ini, tetapi kami akan mengatur agar mereka dirawat."

Ini adalah tanda baru dari upaya ekstrem yang bersedia dilakukan China untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di Shanghai, yang telah mencatat sekitar 400.000 kasus selama wabah ini.

Sebagian besar dari 25 juta penduduk kota itu tetap berada di bawah penguncian ketat atau lockdown yang sekarang memasuki minggu keempat atau hampir sebulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved