Ramadhan

KAPAN Hari Raya Idul Fitri 1443 H? Kemenag: Kemungkinan Lebaran Pemerintah & Muhammadiyah Bersamaan

Kapan hari raya Idul Fitri 1443 H? Kemenag sebut ada kemungkinan lebaran 2022 versi pemerintah dan Muhammadiyah bersamaan yakni 2 Mei.

Editor: Ikbal Nurkarim
HO/Penerangan Korem 091/ASN
Ilustrasi IDUL FITRI 1440 H - Keluarga Besar Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) bersamamasyarakat melaksanakan Sholat Idul Fitri 1440 H di lapangan hijau Makorem 091/ASN, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu (5/6/2019). Kapan hari raya Idul Fitri 1443 H? Kemenag sebut ada kemungkinan lebaran 2022 versi pemerintah dan Muhammadiyah bersamaan yakni 2 Mei. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kapan hari raya Idul Fitri 1443 H? Kemenag sebut ada kemungkinan lebaran 2022 versi pemerintah dan Muhammadiyah bersamaan yakni 2 Mei.

Umat muslin saat ini tengah menjalani ibadah puasa.

Ibadah puasa yang dijalani umat muslim sendiri tidak lama lagi.

Pasalnya hari raya Idul Fitri 2022 tidak lama lagi.

Kementerian Agama menilai, hisab posisi hilal di Indonesia saat sidang isbat 1 Syawal 1443 H sudah bisa terlihat.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa & Imsakiyah 23-25 Ramadhan 1443 H/2022 untuk Wilayah Mahakam Ulu, Kalimantan Timur

Baca juga: Kideco Gelar Pekan Ramadhan Virtual 2022

Baca juga: Disarankan Banyak Makan Buah Saat Ramadhan, Ini Buah yang Bagus Dikonsumsi saat Berbuka Puasa

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin pun mengatakan, kemungkinan hari raya Idul Fitri pemerintah dan Muhammadiyah akan jatuh pada tanggal yang sama, yakni pada Senin, 2 Mei 2022.

"Ada kemungkinan (jatuh di tanggal yang sama), tetapi tetap menunggu hasil sidang isbat," ujar Kamaruddin dikutip dari Kompas.com, Senin (25/4/2022).

Sebelumnya, Kamaruddin sempat menjelaskan bahwa posisi hilal pada sidang isbat yang akan diadakan pada Minggu (1/5/2022) sudah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) secara hisab.

Namun demikian, metode hisab ini adalah informasi awal yang akan dikonfirmasi melalui metode rukyat.

"Apakah hilal bisa dilihat, menunggu hasil pengamatan yang akan dilakukan di 99 titik. Oleh karena itu, 1 Syawal masih menunggu hasil sidang isbat," ujar Kamaruddin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved