Ramadhan

Penghujung Ramadhan, Pospera Kaltim Berbagi Paket Sembako ke Kaum Disabilitas

Di penghujung bulan suci Ramadhan DPD Posko Perjuangan Rakyat Kalimantan Timur atau yang disingkat dan dikenal

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
DPD Pospera Kaltim saat gelaran buka bersama dan penyerahan paket sembako ke anggota disabilitas (tuna rungu), Sabtu (30/4/2022) sore 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Di penghujung bulan suci Ramadhan DPD Posko Perjuangan Rakyat Kalimantan Timur atau yang disingkat dan dikenal Pospera Kaltim menggelar acara buka bersama seluruh anggota termasuk Pospera tuna rungu Kalimantan Timur.

Organisasi nasional relawan Jokowi ini menggelar kegiatan berbuka tersebut di Rumpi Resto n Cafe, Jalan M. Yamin, Kota Samarinda, Sabtu (30/4/2022).

Ketua DPD Pospera Kaltim, Daud Partogie saat ditemui mengatakan selain acara buka bersama, pihaknya sekaligus membagikan 200 paket sembako kepada para anggota disabilitas atau tuna rungu.

"Kegiatan bukber ini sebenarnya setiap tahun dilaksanakan. Namun sejak pandemi Covid-19 beberapa tahun belakangan membuat aktivitas serupa terhenti dan kembali digelar pada tahun ini," ungkapnya, Sabtu (30/4/2022) malam.

Baca juga: Terminal Bus di Bontang Jelang Mudik, Sepi Penumpang Sejak 3 Ramadhan Terakhir

Baca juga: Raup Rp 10 M, Omset Pasar Ramadhan Samarinda Naik 3 Kali Lipat, Rusmadi: Kebangkitan Ekonomi UMKM

Baca juga: Berikut Tips Agar Tidak Mengantuk dan Badan Segar di Siang Hari Saat Menjalankan Puasa Ramadhan

Daud Partogie turut menjelaskan, dia didampingi beberapa pengurus Pospera Kaltim yaitu Sekretaris DPD Stefanus Fernando, Ketua Bidang OKK Mei Christhy  dan Ketua Pospera Tuna Rungu Kaltim Norhayana.

"Acara dihadiri kurang lebih 100 orang, baik dari DPC juga organisasi lainnya," sebutnya lagi.

Menyambung silaturahmi di masa pandemi yang mulai mereda ini, menurut Daud Partogie sangat penting, selain untuk memperkuat loyalitas anggota juga sebagai sarana diskusi permasalahan-permasalahan yang terjadi di Kaltim.

"Masih banyak hak-hak penyandang tuna rungu yang masih belum diakomodir oleh pemerintah. Ini juga menjadi PR bersama Pospera ke depan untuk bisa segera teratasi selain beberapa hal terkait politik, juga isu pertambangan ilegal yang merugikan juga menjadi sorotan kami," tandasnya.

Sebagai informasi, terlihat saat acara dilangsungkan kawan-kawan Pospera tuna rungu sangat antusias untuk hadir bersama keluarga, canda tawa terlihat walaupun menggunakan bahasa isyarat.

Meski demikian, sebagian besar pengurus DPD Pospera Kaltim juga terlihat memahami pembicaraan itu dan sekali melempar canda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved