Berita Samarinda Terkini

Warga Mengaku Sering Lihat Buaya Besar di Rawa Palaran Samarinda, Ada Lubang yang Diduga Sarang

Keberadaan 2 ekor buaya yang meresahkan di Kecamatan Palaran Kota Samarinda rupanya sudah diketahui oleh beberapa warga setempat.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Heriani AM
Tribunkaltim.co/ Rita Lavenia
Lokasi munculnya 2 buaya yang meresahkan masyarakat di Jalan Jambu-Jambu, RT 04, Palaran Kota Samarinda dikerumuni warga 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Keberadaan 2 ekor buaya yang meresahkan di Jalan Jambu-Jambu, RT 04, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran Kota Samarinda rupanya sudah diketahui oleh beberapa warga setempat.

Salah satunya Siti (50) yang merupakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang sudah berjualan di kawasan tersebut sejak 10 tahun lamanya.

Kepada Tribunkaltim.co, Siti mengatakan bahwa dirinya sering memperingatkan warga sekitar bahwa ada buaya di rawa-rawa sedalam 2 meter tersebut.

Sebab kisahnya, sang cucu yang sering bermain ke dalam gang buntu rawa ini sering melihat beberapa ekor buaya muncul di sekitar perkebunan untuk berjemur.

Baca juga: Pasca Lebaran Idul Fitri, Disdamkar Samarinda Turun Tangan Bersihkan Pasar Tradisional

Baca juga: Volume Sampah Selama Lebaran Idul Fitri di Kota Samarinda Meningkat Hingga 30 Persen

Baca juga: Libur Lebaran Idul Fitri 2022, Pemandian Serayu Lestari Samarinda Diserbu Warga

"Kan banyak orang datang memancing. Saya peringatkan waspasa. Buayanya gede-gede," jelasnya, Rabu (4/5/2022) sore ini.

"Tapi tidak diindahkan. Tidak ada yang percaya. Kemarin kelihatan dan bisa divideo-in baru pada percaya," ucapnya sambil menyuguhkan segelas teh hangat ke hadapan pewarta ini.

Lokasi munculnya 2 buaya yang meresahkan masyarakat di Jalan Jambu-Jambu, RT 04, Palaran Kota Samarinda dikerumuni warga
Lokasi munculnya 2 buaya yang meresahkan masyarakat di Jalan Jambu-Jambu, RT 04, Palaran Kota Samarinda dikerumuni warga (Tribunkaltim.co/ Rita Lavenia)

Siti juga menerangkan bahwa rawa tersebut dulunya merupakan kolam ikam yang terbentuk dari bekas galian tambang.

Hingga beberapa tahun tidak terawat, gulma berupa enceng gondok pun tumbuh dengan lebatnya dan menutupi seluruh permukaan air.

"Makanya tiap sore ada saja orang datang mancing karena katanya banyak ikan. Tapi tidak sadar banyak juga buaya," sambungnya tertawa.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, Samarinda Animal Rescue (SAR) dibantu Relawan Palaran Bersatu (RPB) sampai menurunkan perahu karet untuk menyisir kawasan tersebut.

Baca juga: Kisah Haru WBP Rutan Samarinda, Menangis Dengar Takbir Tanda Idul Fitri, Sedih TerIngat Anak & Istri

Jaring dan alat untuk menangkap pun sudah disediakan.

Namun sayang, hingga waktu memasuki senja pencarian pun dihentikan dan dinyatakan nihil.

"Kita akan terus pantau dengan memasang alat penerangan. Bagi warga mohon jangan ada yang mendekat ke rawa ini untuk sementara waktu," terang Ketua SAR, Suparlin.

Dan teranyar dari informasi yang diperoleh, dari upaya penyisiran diduga buaya tersebut tidak hanya ada 2 ekor, tetapi lebih.

Sebab ucap salah seorang anggota RPB, tepat dekat di perbukitan sisi kiri rawa tersebuh mereka melihat ada lubang yang diduga sarang buaya tersebut.

"Besok akan kita lihat secara detail apakah benar ada sarang itu," ucap Suparlin.

(TribunKaltim.co/Rita Lavenia)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved