Berita Samarinda Terkini

Mengaku Agen Pertamina, Pria Asal Surabaya Tipu Warga Kota Samarinda, Janjikan 100 Tabung 3 Kilogram

Sulitnya masyarakat mendapatkan tabung gas Liquefied Petroleum Gas (LPG), rupanya dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
AR (54) pelaku penipuan yang mengaku agen pertamina saat diamankan di Mapolsek Sungai Pinang.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Sulitnya masyarakat mendapatkan tabung gas Liquefied Petroleum Gas (LPG), rupanya dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dia adalah AR (54) yang mengaku-ngaku sebagai agen Pertamina dan menawarkan tabung gas 3 kilogram kepada masyarakat yang ingin menjadi pengecer si hijau melon tersebut.

Untuk meyakinkan para korbannya, pelaku asal Surabaya, Jawa Timur ini melengkapi diri dengan seragam lengkap seperti baju, id card, brosur serta kwitansi berlogo Pertamina.

Kedoknya sendiri terendus saat Ia menghampiri salah satu pelaku usaha di Jalan Pandjaitan, Kecamatan Samarinda Utara pada Kamis (5/5/2022) pagi tadi.

Jony (40) salah seorang korban menerangkan bahwa dirinya sempat percaya sebab AR berdalih bahwa, penawaran tersebut merupakan program dari Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Baca juga: Terima Email dari WhatsApp berisi Pesan Suara? Waspada Penipuan, Incar Password hingga Kartu Kredit

Baca juga: Pelaku Penipuan Berkedok Pengobatan Alternatif di Samarinda Ditangkap, Korban Mesti Melapor

Baca juga: Ini Modus Operandi 4 Tersangka Penipuan Berkedok Pengobatan Alternatif di Samarinda

"Janjinya kita akan diberi 100 tabung gas 3 kilogram beserta isinya. Katanya tabung itu akan datang Sabtu (7/5) mendatang," bebernya kepada TribunKaltim.Co, saat dijumpai di Mapolsek Sungai Pinang untuk membuat laporan.

Jony mengaku terpedaya dan bersedia membayar uang administrasi yang diminta AR sebesar Rp 250 ribu.

"Pas datang lagi minta pembayaran (uang administrasi) banyak orang bilang itu (AR) penipu," lanjutnya.

Berang karena telah tertipu oleh pria berusia 54 tahun tersebut, Joni dan beberapa warga akhirnya mendatangi kontrakan pelaku yang berada di kawasan Jalan Gunung Lingai, Gang Margo Utomo.

"Hampir babak belur sama warga itu (AR) cuma saya tahan. Jangan sampai main hakim sendiri malah terjerat hukum," sambung Hendri (38) salah seorang warga yang turut menyerahkan AR ke pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang AKP Noordhianto membenarkan adanya laporan tersebut.

Dijelaskannya bahwa AR bukan warga Samarinda dan baru tiba di Kota Tepian ini pada awal April 2022 lalu.

"Pengakuan awal sudah beraksi sejak sebulan belakangan," beber AKP Noordhianto.

Baca juga: Kasus Penipuan terhadap 6 Wanita di Berau, Pelaku Hamili Korban hingga Modus Sebagai Brimob

"Kami masih melakukan penyelidikan mendalam. Oleh sebab itu, kami mengimbau jika ada masyarakat Kota Samarinda yang merasa menjadi korban, segera melapor ke kantor polisi terdekat," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved