Berita Balikpapan Terkini

Kuota Ibadah Haji Dibatasi, 239 Jemaah Calhaj Balikpapan Berangkat Tahun Ini

Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Balikpapan memastikan 239 calon haji akan diberangkatkan pada tahun 2022.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan, Johan Marpaung. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Balikpapan memastikan 239 calon haji akan diberangkatkan pada tahun 2022.

Namun, jumlah ini hanya 45 persen dari 527 calon haji Kota Balikpapan yang sebelumnya juga dijadwalkan akan berangkat pada tahun ini.

Kepala Kantor Kemenag Balikpapan, Johan Marpaung mengatakan calon haji yang akan berangkat ke tanah suci dibatasi sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan pun saat ini tengah menyiapkan dokumen keberangkatan calon haji, termasuk paspor.

"Nama-nama yang akan diberangkatkan sudah dirilis. Jamaah yang aman berangkat memang yang sempat tertunda di tahun 2020 dan 2021, karena dibatasi kita dapat setengahnya saja," kata Johan, Rabu (11/5/2022).

Baca juga: DPR RI Soroti Penggunaan Embarkasi Haji Bagi Jamaah di Balikpapan

Baca juga: Komisi VIII DPR RI Kunker di Balikpapan, Beber Kuota Haji Indonesia 92 Ribu Orang

Baca juga: Bantah Isu Menag Minta Dana Haji untuk IKN, Kemenag: Hoaks & Fitnah, Kami akan Ambil Langkah Hukum!

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Arab Saudi juga menerapkan syarat khusus pada ibadah haji 2022 di tengah pandemi Covid-19.

Di antaranya, jamaah haji 2022 harus berusia di bawah 65 tahun. Sebelum berangkat haji, peserta wajib melakukan vaksinasi Covid-19 yang telah disetujui oleh pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, jemaah haji yang berasal dari luar wilayah Saudi wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatannya ke Arab Saudi. 

Dengan adanya penetapan batas umur ini, penyelenggara ibadah haji dan umrah di Balikpapan pun diimbau untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Sebab, banyak masyarakat berusia lanjut usia (lansia) atau di atas 65 tahun yang telah mendaftarakan diri untuk mengikuti ibadah haji.

Baca juga: Nyaris 50 Persen Calon Haji Bontang Batal Berangkat, Kemenag Saring Jemaah Sesuai Urut Daftar Tunggu

"Meski belum semua berangkat dan terakomodir tapi kami harap jamaah yang belum berangkat bisa bersabar karena ini merupakan panggilan," imbuhnya.

Sementara itu, Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan juga mengakui terdapat calon haji yang menangguhkan keberangkatan haji.

Hal ini juga berkaitan dengan kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi, bahwa calon haji yang diberangkatkan maksimal berusia 65 tahun.

"Setelah ada kebijakan itu ternyata hanya salah satu yang masuk daftar. Misalnya suami usianya di atas 65 tahun, sementara istrinya di bawah 65 tahun, yang masuk daftar hanya istrinya," ujar Johan.

Mereka keberatan, jika hanya berangkat salah satu. Karena pada saat mendaftar, mereka ingin berangkat bersama-sama ke Tanah Suci.

Hingga kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dari daftar calon haji yang berangkat tahun ini.

"Ya memang ada beberapa yang mengundurkan diri. Jadi yang bersangkutan tidak mengikuti proses pada tahun ini. Mereka digantikan calon jamaah lain. Tapi datanya belum bisa kami rilis," tandasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved