Kabar Artis

Gen Halilintar Terbukti Bersalah, Gugatan Nagaswara Menang & Terkuak Alasan Ubah Lirik Lagi Syantik

Gen Halilintar bersalah, ada kabar terbaru seputar gugatan label rekaman Nagaswara terkait lagu "Lagi Syantik" yang dipopulerkan Siti Badriah

Editor: Doan Pardede
(KOMPAS.com/Revi C Rantung )
Gen Halilintar saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada kabar terbaru seputar gugatan label rekaman Nagaswara kepada Gen Halilintar terkait lagu "Lagi Syantik" yang dipopulerkan Siti Badriah.

Nagaswara berhasil memenangkan gugatan atas Gen Halilintar terkait lagu "Lagi Syantik" yang dipopulerkan Siti Badriah.

Berdasarkan putusan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung pada Desember 2021, Gen Halilintar diminta membayar ganti rugi sebesar Rp 300 juta.

Namun sampai saat ini Gen Halilintar dikabarkan masih belum membayar ganti rugi uang tersebut.

Baca juga: Terbaru! Terjawab Sudah Kenapa Keluarga Gen Halilintar Tidak Pulang ke Indonesia? Terkuak Fakta Baru

Baca juga: Gen Halilintar Terbukti Melanggar Hak Cipta Lagu Lagi Syantik, Orangtua Atta Didenda Rp 300 Juta

Baca juga: Akhirnya Bertemu Lagi dengan Keluarga Gen Halilintar, Atta dan Aurel Siapkan Kapal Pesiar di Turki

"Putusan hukum ini sudah final, berkekuatan hukum tetap. Tapi sampai sekarang belum ada itikad baik (dari mereka) untuk membayar," kata Yosh Mulyadi, kuasa hukum Nagaswara dalam jumpa pers di Kantor Nagaswara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2022) seperti dilansir Kompas,com.

Jika Gen Halilintar terus mengabaikan kewajibannya mengganti rugi sebesar Rp 300 juta, Nagaswara sudah berniat melanjutkan langkah hukum selanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pelanggaran hak cipta untuk lagu "Lagi Syantik" berjalan begitu lama, sejak 2018 hingga 2021.

Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara, mengaku puas dengan perjuangannya melindungi hak cipta terbukti dengan kemenangan ini.

"Saya juga enggak percaya kalau kami yang menang. Ini berkah kalau kami tidak pernah menyerah," katanya Rahayu.

Dari kejadian ini, Nagaswara berharap agar publik bisa lebih sadar akan pentingnya menghormati hak cipta.

Namun di sisi lain, Nagaswara juga tak ingin kebijakan hak cipta justru menyulitkan para konten kreator.

Oleh karena itu, Nagaswara bekerja sama dengan PAMPI (Prakarsa Antar Musik Publishing Indonesia) mengenalkan platform Festival Suara.

Di platform tersebut, para kreator bisa menjadi anggota dan memilih katalog lagu yang disediakan para publisher.

Lewat jalur ini, prosedur perizinan diharapkan bisa jauh lebih mudah.

Baca juga: Sebelum Dilamar Atta, Ini 5 Pacar Aurel, Tak Kalah Tampan dan Tajir dari Anak Sulung Gen Halilintar

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved