Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Bupati Beri Penghargaan Penggerak Pertanian, Anggarkan Rp 150 Miliar untuk Tingkatkan Produktivitas

Untuk memajukan usaha pertanian dalam arti luas di Kutai Kartanegara (Kukar), maka insan pelaku dan penggerak kemajuan pertanian yaitu petani, pemuda

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Bupati Kukar Edi Damansyah saat silaturahmi dengan pelaku dan penggerak pertanian sekaligus menyerahkan penghargaan kepada tokoh yang berprestasi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Untuk memajukan usaha pertanian dalam arti luas di Kutai Kartanegara (Kukar), maka insan pelaku dan penggerak kemajuan pertanian yaitu petani, pemuda tani milenial, para penyuluh pertanian lapangan (PPL), penyuluh swadaya, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT), serta Dinas Pertanian dan Peternakan harus bekerja sama.

"Harus ada kerja sama pelaku dan penggerak pertanian, juga ada perubahan pola kerja dengan menggunakan data di lapangan," ujar Bupati Kukar Edi Damansyah pada silaturahmi dengan PPL, penyuluh swadaya, KWT dan KTNA Kukar, pekan tadi di Taman Teknologi Pertanian (TTP) Tenggarong Seberang.

Baca juga: Jembatan Sangasanga-Anggana Segera Dibangun, Wabup Rendi Mohon Doa Restu Masyarakat

Pada acara itu, bupati juga menyerahkan penghargaan berupa 51 laptop kepada tokoh penggerak pertanian, petani, KWT, dan pemuda tani milenial berprestasi.

Dikatakan bupati, telah mengikuti pemaparan kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kukar, Sutikno, tentang konsep rencana strategis 2023 di mana penyusunan anggaran harus berbasis pada rencana strategis, datanya sudah lengkap, untuk menguatkan kembali pertanian sebagai sektor andalan Kukar.

"Seperti salah satu target meningkatkan produktivitas pertanian, bagaimana cara meningkatkan panen setahun empat kali,” ujar Edi.

Ada beberapa titik yang difokuskan untuk pengembangan pertanian yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu dan Muara Kaman.

Edi ingin kawasan tersebut menjadi ekosistem pembangunan pertanian. Jika sudah berhasil, akan dilakukan lagi di kecamatan lainnya.

Baca juga: Kecewa Kondisi Pasar Mangkurawang, Bupati: Akan Kita Perbaiki

Pemkab Kukar, menurutnya, sangat serius dalam pengembangan sektor pertanian dalam arti luas, ada 2.911 kelompok tani yang sudah tercatat di Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar.

"Saya tegaskan jangan pernah main-main dalam hal ini, karena komitmen kami tidak bisa diganggu gugat pihak manapun. Tapi komitmen ini tidak akan memberikan hasil jika leading sector-nya Dinas Pertanian dan Peternakan tidak mengurainya dengan baik, gunakan momentum ini untuk konsolidasi, koordinasi kembali dan melakukan evaluasi," ucapnya. Bentuk komitmen Pemkab Kukar di sektor pertanian, salah satunya dengan menganggarkan di tahun 2022 sebesar Rp 150 miliar.

Lebih lanjut kata Edi, sebagai penghargaan, Pemkab Kukar memberikan apresiasi kepada yang sudah memberikan kontribusi baik kepada pemkab maupun masyarakat seperti tokoh penggerak pertanian, petani, KWT, dan pemuda tani milenial berprestasi.

Selain laptop, Bupati Edi Damansyah juga menyerahkan seribu baju lapangan kepada KTNA Kukar. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved