Berita Internasional Terkini

UAS Dituding Jadi Penyebab Warga Singapura Teradikalisasi, Salah Satunya Remaja 17 Tahun

Penolakan Ustadz Abdul Somad alias UAS masuk Singapura, terus menjadi polemik. Bahkan di dalam negeri terjadi aksi demonstrasi

Ustadz Abdul Somad Official
Ustadz Abdul Somad. UAS Dituding Jadi Penyebab Warga Singapura Teradikalisasi, Salah Satunya Remaja 17 Tahun. 

Departemen Keamanan Dalam Negeri Singapura (ISA) menahan remaja itu pada Januari 2020.

Adapun di Singapura, ISA berwenang menahan seseorang yang dinilai membahayakan keamanan negara hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Baca juga: Ditolak Masuk ke Beberapa Negara, Ustadz Abdul Somad: Pihak Imigrasi dapat Kiriman Fax dari Jakarta

Shanmugam kemudian mengomentari spesifik sejumlah ceramah UAS yang meradikalisasi warga Singapura.

Di antaranya mengatakan, bom bunuh diri adalah sesuatu yang benar dan merupakan aksi martir jika dilakukan untuk konflik Israel dan Palestina.

Menteri berusia 63 tahun itu menegaskan, pihak berwenang Singapura akan langsung mengambil tindakan tegas menahan dan memenjarakan siapapun di negera kota itu yang mengucapkan hal-hal dari ajaran UAS.

“Ajarannya, bahasa, dan retorikanya jelas-jelas sangat memecah belah dan tidak dapat diterima di Singapura. Kita adalah negara yang menjaga keharmonisan antara ras dan agama satu sama lain.”

Shanmugam juga mengkritik ucapan UAS yang mengatakan, Singapura adalah bagian dari tanah Melayu.

“Baginya kedaulatan Singapura tidak relevan. Banyak pendukung UAS di Indonesia yang kesal dan terang-terangan menyerang Singapura bersikap tidak hormat terhadap Islam dan ulama cendekiawan.”

Shanmugam melanjutkan, salah satu pendukung UAS bahkan mengancam akan mengirimkan pasukan melancarkan serangan dengan model 9/11 ke Singapura serta mengusir duta besar dan diaspora Singapura di Indonesia jika Singapura tidak meminta maaf dalam 48 jam.

Akun Instagram pendukung UAS itu telah dihapus oleh Meta karena melanggar standar komunitas pengguna media sosial tersebut.

UAS Bukanlah yang Pertama

Ustadz Abdul Somad (UAS) bukan satu-satunya penceramah agama yang dilarang masuk ke Singapura.

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Bandingkan Perlakuan Singapura dengan Timor Leste dan Swiss Saat Dideportasi

Penelusuran Kompas.com mendapati "Negeri Singa” juga pernah menolak masuk dua penceramah agama terkemuka lain dari Amerika Serikat (AS).

Kedua sosok itu adalah pastor ternama Lou Engle dan mubalig mualaf Yusuf Estes.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved