Otomotif

Gencarkan Produksi Mobil Listrik, Geely Bangun Pabrik Baterai Lagi di China

Produsen mobil dari China, Geely berupaya untuk memproduksi kendaraan listrik lebih banyak dengan membangun pabrik baterai kedua

Editor: Budi Susilo
KOMPAS.com/Agung Kurniawan
ILUSTRASI Mobil gendong bateri untuk tenaga listrik menjadi energi gaya. Produsen mobil dari China, Geely berupaya untuk memproduksi kendaraan listrik lebih banyak dengan membangun pabrik baterai kedua. 

TRIBUNKALTIM.CO - Gencarkan produksi mobil listrik, Geely bangun pabrik baterai lagi di China

Produsen mobil dari China, Geely berupaya untuk memproduksi kendaraan listrik lebih banyak dengan membangun pabrik baterai kedua.

Geely membangun pabrik listrik keduanya di distrik Guling, China, dengan kapasitas produksi mencapai 12 gigawatt jam (GWh).

Pabrik ini akan menambah produksi yang ada dari pabrik pertamanya, yang terletak di kota Ganzhou, provinsi Jiangxi.

Baca juga: Mengenal Autonomous Mobil Listrik tanpa Awak Mengemudi, Keliling Pusat Perbelanjaan

Baca juga: Mampu Imbangi Bahkan Melebihi Mobil Mesin Turbo, Inilah Penyebab Mobil Listrik Punya Torsi Besar

Baca juga: Walikota Andi Harun Jajal Mobil Listrik di Jalanan, Sambut Positif Kehadiran SPKLU di Samarinda

Diperkirakan pembangunan proyek baru tersebut adalah 24 bulan, dengan rencana untuk memulai produksi uji coba pada akhir 2023.

Fasilitas baru itu akan memiliki kapasitas akhir hingga 30 GWh dan akan digunakan untuk penelitian.

Serta pengembangan baterai dan untuk produksi sel baterai, modul dan paket, menurut laporan Paultan.

Pabrik baru sedang dibangun bekerja sama dengan pembuat baterai EV yang berbasis di Ganzhou, Farasis Energy, satu dari 10 produsen baterai teratas di China.

Pabrik Geely di Fuling 12 GWh merupakan kerjasama strategis kedua antara kedua perusahaan, yang pertama dengan pabrik Ganzhou.

Baca juga: Jika IKN di Kaltim Pakai Mobil Listrik, Rektor ITS: Teknologi Populer Dalam 10 Tahun Mendatang

Kedua pihak pertama kali memutuskan untuk bekerja sama pada Desember 2020 dan kesepakatan ditandatangani untuk mengembangkan produksi baterai yang pada akhirnya akan mencapai kapasitas yang diharapkan 120 GWh, meskipun belum diungkapkan kapan kapasitas ini akan tercapai.

Total investasi dalam proyek Ganzhou yang dimulai pada Mei tahun lalu oleh kelompok teknologi Geely dikatakan sekitar 30 miliar yuan, di mana 8,5 miliar yuan akan digunakan untuk membuat fasilitas mencapai kapasitas tahunan sebesar 12 GWh pada tahap pertama.

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Genjot Produksi Mobil Listrik, Geely Bangun Pabrik Baterai Kedua

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved