Berita Kaltara Terkini

Bangun Area Industri dan Pelabuhan Tana Kuning-Mangkupadi Kaltara Butuh Batu dari Sulawesi

Dalam membangun area kawasan industri dan Pelabuhan Tana Kuning-Mangkupadi Kaltara membutuhkan batu dari Sulawesi Tengah

Editor: Budi Susilo
YouTube Sekretariat Presiden
Lokasi groundbreaking proyek KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi yang diresmikan Presiden Jokowi di Kalimantan Utara, Selasa (21/12/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Dalam membangun area kawasan industri dan Pelabuhan Tana Kuning-Mangkupadi Kaltara membutuhkan batu dari Sulawesi Tengah

Pengadaan material untuk pembangunan KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi, Gubernur Zainal siapkan BUMD Kaltara.

Pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional (KIPI) di Tanah Kuning-Mangkupadi diperkirakan membutuhkan material dalam jumlah besar.

Kebutuhan material tersebut, selain didatangkan dari daerah lokal juga didatangkan dari daerah lain di luar Kalimantan Utara.

Baca juga: Efek Proyek KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi, Bupati Syarwani Usul Relokasi ke Menko Luhut Panjaitan

Baca juga: Investasi KIPI Capai Rp 1.800 Triliun, Bappeda Litbang Kaltara Sebut Modal Murni dari Swasta

Baca juga: Bangun KIPI Direncanakan 2 Tahun, Wagub Kaltara Yansen Minta Warga Siapkan Diri

seperti halnya material batu pecah dari Sulawesi Tengah.

Agar Kaltara mendapatkan keuntungan dari pembangunan KIPI, Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang, menyiapkan BUMD Kaltara yakni PT Benuanta Kaltara Jaya (BKJ) sebagai penyedia material dari Sulteng.

Kerja sama antara PT BKJ dengan perusahaan daerah atau perusda asal Sulteng yakni PT Pembangunan Sulteng pun telah terjalin, untuk memastikan kontraktor pembangunan di KIPI memasok material dari PT BKJ sehingga tidak memasok langsung dari Sulteng.

Menurut Gubernur Zainal, dengan dijadikannya BUMD Kaltara sebagai pemasok material, maka memberikan peluang bagi BUMD untuk berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kaltara.

"Pembangunan KIPI inikan banyak kebutuhan material, artinya peluang untuk tingkatkan PAD ada," kata Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang.

"Seluruh perusahaan yang biasanya membutuhkan bahan baku dari Sulteng nanti itu order-nya harus dari perusda di Kaltara," sambungnya.

Menurut Zainal, pihak Pemprov Sulteng juga telah memiliki komitmen terkait kerja sama pasokan material batu pecah hanya lewat PT BKJ.

"Dan dari Pemprov Sulteng juga komitmen, kalau mereka mau pesan harus dari kita, jadi kita menyiapkan bahan material yang mereka butuhkan, kita harap mereka order untuk tingkatkan PAD," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda Kaltara, Rohadi, mengatakan pemilihan kerja sama antara PT BKJ dengan PT Pembangunan Sulteng didasarkan pada potensi tambang batu di Sulteng cukup besar.

"Sumber daya tambang batu Sulteng cukup besar," kata Rohadi, Rabu (1/6/2022).

Rohadi juga menyampaikan, kerja sama tersebut juga sebagai langkah BUMD Kaltara berpartisipasi dalam pembangunan proyek strategi nasional (PSN) di KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi.

"Dan ini upaya kita untuk melibatkan perusahaan daerah, jadi BUMD harus ambil bagian, dan ini peluang agar perusda kita bisa berkolaborasi dan berpartisipasi," tuturnya.

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Pengadaan Material Pembangunan KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi, Gubernur Zainal Siapkan BUMD Kaltara

Sumber: Tribun kaltara
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved