Berita Berau Terkini

Polres Berau Amankan Pelaku Pencabulan dan Pengiriman Video Syur

Jajaran Polsek Segah mengamankan pelaku pencabulan anak di bawah umur, berinisial MTQ (18).

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
HO/POLRES BERAU
MTQ diamankan Polres Berau, dengan ancaman penjara 15 tahun. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Jajaran Polsek Segah mengamankan pelaku pencabulan anak di bawah umur, berinisial MTQ (18).

Pelaku yang kini sudah berstatus tersangka itu juga dikatakan, sempat mengancam korban berinisial HA (16), akan dipukul apabila menolak ajakan bersetubuh.

Kasi Humas Polres Berau, Iptu Suradi mengatakan, sebelum terungkapnya kasus itu, pada Minggu (20/5/2022), sekira pukul 15.00 Wita, MTQ menemani MA latihan menari di salah satu kampung di Kecamatan Segah.

Ketika selesai latihan, tersangka kemudian mengajak berhubungan badan saat korban hendak menaiki motor.

Baca juga: NASIB Marshel Widianto Terseret Kasus Video Syur Dea OnlyFans, Curhat Kehilangan Banyak Pekerjaan

Baca juga: DPRD Berau Minta Pemkab Segera Datangkan Beberapa Maskapai dan Harapkan Harga Tiket Turun

Baca juga: Viral! Ada Rekaman Video Syur Beredar di Kaltim, Polisi Sebut Seorang Pelaku Warga Berau

Awalnya, korban menolak ajakan itu. Namun, karena takut diancam akan dipukul, korban kemudian mengikuti perintah tersangka.

"Jadi korban ini, dibawa ke salah satu penginapan yang ada di wilayah itu. Di sana korban disetubuhi sebanyak empat kali," jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (1/6/2022).

Berdasarkan pengembangan penyelidikan juga, ternyata tersangka tidak hanya mencabuli korban. Namun juga menyebarkan foto dan video bugil kepada kakak perempuan korban. Itu dilakukan tersangka sejak 30 April 2022 lalu.

Bahkan pada 1 dan 7 Mei 2022, tersangka juga kembali mengirimi video bugil korban kepada kakaknya. Tidak sampai di situ saja, tersangka juga kembali mengirimkan foto bugil korban tersebut kepada pada 26 Mei.

"Karena sudah tak tahan, saudara perempuan korban itu melaporkannya ke Polsek Segah pada 27 Mei 2022," katanya.

Kini, tersangka maupun barang bukti sudah diamankan di Mapolres Berau, untuk proses lebih lanjut.

Tersangka juga diancam dengan Pasal 82 ayat 1 jo pasal 76E UU RI No. Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU.RI 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Dengan ancaman penjara 15 tahun," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved