Berita Tarakan Terkini

Transaksi Jual Beli Barang Haram di Tarakan, Pelaku Diduga Diberi Upah Rp 500 Ribu per Hari

Pihak berwajib kali ini sukes ringkus terduga pelaku peredaran barang haram di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Tampak kemasan paket barang haram sudah dibuat dalam bentuk kecil-kecil berjumlah 54 paket dan memiliki berat total sekitar 13,43 gram. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Pihak berwajib kali ini sukes ringkus terduga pelaku peredaran barang haram di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

Kali ini transaksi jual beli barang haram di Tarakan. Pelaku diduga diberi upah Rp 500 ribu per hari.

Kasus PR (23), yang diamankan pada Minggu (22/5/2022) lalu karena terlibat peredaran narkotika masih ditangani pihak Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan.

Adapun kronologis kejadian penangkapan diungkapkan Kepala BNNK Tarakan Agus Sutanto, tim pemberantasan menerima informasi pada Minggu (22/5/2022).

Baca juga: Polresta Balikpapan Terus Buru Komplotan Pengedar Narkoba, Punya Daftar Pemasok Barang Haram

Baca juga: Pemusnahan Narkotika di BNNP Kaltim, Balikpapan jadi Sasaran Peredaran Barang Haram

Baca juga: Oknum ASN Bontang jadi Penjual Barang Haram, Sempat Pakai Sabu di Dalam Bus Pemkot

Dalam informasi yang diterima, diduga ada aktivitas peredaran narkotika di Gang Borneo RT 20 Kelurahan Karang Anyar Pantai.

Ciri-ciri pelaku berperawakan kurus dan kulit putih diduga kerap melakukan transaksi jual beli ‘batu putih’ di area itu.

Lalu dikatakan Agus lagi, tim melakukan penyelidikan dan menemukan seorang lelaki seolah sedang menunggu.

Dan sempat sampai beberapa kali orang datang ke lokasi, lelaki tersebut mendekati dan kemudian mengambil sesuatu dari tempat sampah dan menyerahkan kepada orang yang datang tersebut.

“Setelah melakukan pengamatan pukul 22.00 WITA, kemudian pukul 23.00 WITA, tim langsung mendekati lokasi dan mengamankan PR,” urainya.

Tak lupa sebelumnya, pihaknya menghubungi RT setempat dan dilakukan penggeledahan terhadap PR. Hasilnya ditemukan uang tunai Rp 2 juta dan setelah digeledah di area sekitar tepatnya di tempat sampah, ditemukan kotak bekas minuman teh kotak.

Baca juga: Polresta Balikpapan Musnahkan Barang Haram 1,9 Kg

Setelah diperiksa kembali, isinya ada dompet berwarna hitam dan kembali diperiksa, ditemukan puluhan paket kemasan berisi kristal bening dikemas dalam bentuk paket kecil dan sudah diberikan kode setiap bungkusan paket.

Total ditemukan ada 54 paket kemasan kecil berisi kristal bening dan setelah ditimbang beratnya mencapai 13,43 gram totalnya.

Berdasarkan penuturan pelaku, ia mengakui ditawarkan orang untuk bersedia menjualkan barang haram tersebut.

“Ditawarkan dengan upah Rp 500 ribu satu hari menurut pengakuan tersangka. Jadi sistem jualan di TKP sistemnya pakai shift. Kebetulan tersangka kena shift malam dari jam 19.00 WITA sampai pukul 23.00 WITA,” urainya.

Halaman
123
Sumber: Tribun kaltara
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved