Liga Italia
Sama-sama Punya Bos Baru, Tapi Akuisisi AC Milan Lebih Menguntungkan daripada Chelsea
Dua tim elite Eropa, AC Milan dan Chelsea sama-sama memiliki bos baru setelah keduanya diakuisisi
TRIBUNKALTIM.CO - Dua tim elite Eropa, AC Milan dan Chelsea sama-sama memiliki bos baru setelah keduanya diakuisisi.
Baik AC Milan dan Chelsea memiliki bos yang berbeda-beda, namun proses akuisisinya nyaris dalam waktu yang bersamaan.
Chelsea kini dipegang oleh Todd Boehly dan Clearlake Capital setelah mengakuisisi The Blues dari Roman Abramovich.
Boehly dan Clearlake mengambil alih Chelsea dengan biaya sebesar 3,1 miliar dolar Amerika Serikat (setara dengan Rp 44,8 triliun).
Keberhasilan Boehly mengambil alih Chelsea tersebut sekaligus menyudahi rezim Abramovich di Stamford Bridge.
Sementara itu, AC Milan juga diambil alih oleh pengusaha asal Amerika Serikat, yakni RedBird Capital Partners.
Baca juga: Demi Liga Champions, Maldini Bakal Jadikan AC Milan Miniatur Timnas Italia, Borong Pemain Anyar
Baca juga: Update Transfer Liga Italia: Tolak Perpanjangan Kontrak di Man United, Jesse Lingard Menuju AC Milan
Baca juga: Liga Italia Masih Jadi Daya Tarik, Noa Lang Diyakini Tak Akan Menolak Tawaran AC Milan
RedBird mengakuisisi AC Milan dari Elliott Management yang sebelumnya merupakan pemilik I Rossoneri.
Perusahaan yang dipimpin oleh Gerry Cardinale itu membeli saham mayoritas AC Milan senilai 1,2 miliar euro atau sekitar Rp 18,7 triliun.
Meski sudah melepas kepemilikan AC Milan, Elliott tetap memegang saham minoritas klub asal Kota Mode itu.
Kendati sama-sama diambil oleh perusahaan asal Amerika Serikat, proses akuisisi AC Milan dinilai lebih menguntungkan dibandingkan Chelsea.
Pernyataan itu disampaikan oleh majalah bisnis kenamaan, Forbes, yang dikutip BolaSport.com.
Dalam pernyataannya, Forbes menyebutkan kalau proses akuisisi juara Liga Italia 2021-2022 itu lebih bagus daripada pembelian Chelsea.
"Penjualan AC Milan yang tertunda adalah tawaran yang lebih bagus daripada pembelian Chelsea FC baru-baru ini," tulis Forbes.
Hal itu dikarenakan AC Milan selama dipegang Elliott membiayai keuangan mereka sendiri.
Dengan demikian, kondisi keuangan AC Milan lebih seimbang dalam hal pembukuan dan terbebas dari utang.
Adapun Chelsea sempat mengandalkan pembiayaan dari Abramovich selaku pemilik The Blues yang lama.
Baca juga: AC Milan & Inter Milan Kompak, Incar Pemain Gratisan di Bursa Transfer Liga Italia
Kondisi tersebut membuat Chelsea memiliki utang yang harus dilunasi, meskipun secara valuasi The Blues lebih tinggi daripada AC Milan.
Walaupun nilai valuasinya di bawah Chelsea, AC Milan dipercaya mampu mengejar, bahkan melampauinya.
"Dalam jangka panjang, AC Milan dan Chelsea akan sama-sama meningkatkan nilai valuasi mereka," bunyi pernyataan Forbes.
"Namun, klub Italia kemungkinan akan melakukannya jauh lebih cepat daripada klub Inggris," lanjut Forbes.
Kepercayaan Forbes itu didukung juga oleh track record RedBird yang cenderung sukses dalam hal mengelola klub.
Terbukti, RedBird mampu meningkatkan valuasi klub asal Prancis, Toulouse FC, yang dibeli pada dua tahun lalu.
Dari 20 juta dolar Amerika Serikat (setara Rp289 miliar), nilai valuasi Toulouse naik hingga mencapai 80 juta dolar Amerika Serikat (sekitar Rp1,2 triliun).
Selain itu, RedBird juga menjadi pemilik saham klub raksasa Liga Inggris, Liverpool.
Selama menjadi bagian dari Liverpool, RedBird bersama dengan Fenway Sports Group (FSG) mampu membangkitkan kejayaan The Reds, baik di kancah domestik maupun Eropa.
Dikabarkan sebelumnya, RedBird Capital Partners telah resmi mengakuisisi AC Milan dari Elliott Management.
Baca juga: Update Liga Italia: Resmi Dimiliki RedBird, Ternyata Bos Baru AC Milan Legenda Basket NBA
Perusahaan asal Amerika Serikat itu pun berjanji akan memberikan kehormatan dan integritas.
AC Milan telah secara resmi mendapatkan pemilik baru pada Rabu (1/6/2022) waktu setempat.
Perusahaan asal Amerika Serikat, RedBird Capital Partners, mengakuisisi AC Milan dari pemilik lama, Elliott Management.
RedBird membeli mayoritas saham AC Milan yang dimiliki oleh Elliott senilai 1,2 miliar euro atau sekitar Rp18,6 triliun.
Meski sudah tidak menjadi pemilik AC Milan lagi, Elliott masih memiliki saham minoritas di klub jawara Liga Italia 2021-2022 itu.
Proses pengambilalihan akan diselesaikan sepanjang musim panas ini dan akan rampung pada September mendatang.
Founder sekaligus CEO RedBird, Gerry Cardinale, menyampaikan kalau dirinya sangat merasa terhormat bisa menjadi bagian dari AC Milan.
Bahkan, Cardinale sudah sempat mencicipi pesta juara AC Milan pada akhir musim 2021-2022.
Cardinale merasa bertanggung jawab dan akan menjalankan klub menjadi semakin baik lagi.
"Ini sangat menginspirasi. Hal pertama yang harus saya katakan setelah melihat sejarah adalah suatu kehormatan dan hak istimewa bagi saya untuk diterima di keluarga AC Milan,” kata Cardinale kepada Milan TV.
Baca juga: BURSA TRANSFER Liga Italia: Proyek Ambisius AC Milan Datangkan Bintang Real Madrid yang Meredup
"Khususnya setelah akhir pekan lalu, melihat Scudetto bersejarah ini, saya sangat menantikan untuk merangkul sejarah ini dan memastikan bahwa kami memiliki masa depan yang sama mengesankannya. Itu sangat penting."
“Saya merasakan tanggung jawab yang luar biasa untuk melanjutkan itu ke depan," lanjut Cardinale.
Pengusaha asal Amerika Serikat berdarah Italia itu juga menyampaikan akan memberikan yang terbaik bagi AC Milan.
Cardinale berjanji akan memberikan kehormatan dan integritas kepada I Rossoneri.
"Saya suka menang, saya benci kalah. Saya terkadang tidak sabar, tetapi saya akan melakukan yang terbaik," ucap Cardinale.
"Satu hal yang dapat saya lakukan untuk kota Milan dan para penggemar adalah kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menang, menang dengan kehormatan dan integritas, dan memiliki masa depan yang sama seperti yang pernah saya lihat di sini dalam sejarah," tutur Cardinale melanjutkan.
RedBird sendiri bukan pemain baru di dunia olahraga, khususnya sepak bola.
Di kompetisi Eropa, RedBird ikut ambil bagian dalam kepemilikan raksasa Liga Inggris, Liverpool.
RedBird bersama Fenway Sports Group (FSG) ikut mengelola Liverpool yang baru saja meraih gelar Piala FA dan Piala Liga Inggris musim ini. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Prediksi-Jadwal-Liga-Italia-Malam-Ini-Sassuolo-vs-AC-Mila.jpg)