Ekonomi dan Bisnis

Cari Raih Harga Hemat, Warga Serang Rela Membeli Telur yang Pecah

Ada kisah warga di Serang Banten, memilih belanja telur yang dalam keadaan pecah-pecah

Editor: Budi Susilo
TRIBUNNEWS.COM
ILUSTRASI Dampak kenaikan harga, sebagian pembeli beralih mencari telur ayam yang retak karena harganya lebih murah. 

TRIBUNKALTIM.CO, SERANG - Ada kisah warga di Serang Banten, memilih belanja telur yang dalam keadaan pecah-pecah. 

Sebab musababnya, harga yang telur pecah dinilai lebih hemat ketimbang telur dalam keadaan mulus bagus. 

Harga telur ayam di Pasar Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten terpantau Rp 30.000 per kilogram.

Susi Aniati, pedagang telur ayam di Pasar Pamarayan, mengatakan harga itu naik dari sebelumnya Rp 25.000 per kilogram.

Baca juga: Efek Buruk Impor, Harga Sembako di Indonesia Meroket Naik

Baca juga: Harga Telur Ayam di Penajam Paser Utara Meroket Naik

Baca juga: Harga Sembako di Balikpapan, Bawang Putih Turun, Telur dan Tepung Masih Tinggi

Dampak kenaikan itu, sebagian pembeli beralih mencari telur ayam yang retak karena harganya lebih murah.

"Banyak yang komplain karena kenaikan harga," katanya kepada TribunBanten.com di lapaknya, Senin (6/6/2022).

Menurut dia, harga telur retak atau bentes diburu warga karena harganya hanya Rp 2.500 per biji.

"Ada aja yang nyarinya telur pecah. Tapi emang kalau beli telur yang rusak cangkangnya, enggak banyak paling 2 sampai 3 biji saja, mungkin biar langsung digoreng," ucapnya.

Baca juga: Resep Telur Ala Burger, Menu Sarapan Enak yang Enak dan Sangat Mudah Dibuat

Menurutnya, kenaikan harga telur ayam dipicu oleh tingginya biaya pakan hewan ternak.

Susi pun tidak berani menyetok banyak telur ayam karena pembeli berkurang sejak harganya naik.

ILUSTRASI Pedagang telur di Kalimantan Timur. Harga telur ayam di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), turut mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir.
ILUSTRASI Pedagang telur di Kalimantan Timur. Harga telur ayam di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), turut mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

"Sekarang pembeli juga berkurang, yang biasa beli sekilo jadi setengah. Jadi pemasukan juga nurun," katanya.

Perempuan berkerudung ini berharap kenaikan harga ini tidak lama dan segera kembali normal karena berpengaruh terhadap pendapatannya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Warga Serang Berburu Telur Ayam Retak Imbas Kenaikan Harga

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved