Berita Kutim Terkini

Isu Pensiunan PNS di Pemkab Kutim Masih Terima Gaji, Ini Penjelasan Wakil Bupati

Pensiunan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur masih mendapatkan kelebihan gaji

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan, Misliansyah menjelaskan penyebab adanya kelebihan gaji yang diterima pensiunan ASN. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA- Pensiunan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur masih mendapatkan kelebihan gaji.

Hal tersebut terungkap pada kegiatan Coffee Morning di Ruang Meranti, Kantor Sekretariat Daerah Kutai Timur Kawasan Bukit Pelangi.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan, Misliansyah meluruskan isu tersebut ketika diwawancarai awak media.

Dirinya membeberkan bahwa telah terjadi peralihan bendahara di Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait sehingga muncul kesalahan dalam penggajian.

"Kelebihan dana pensiun itu mungkin miss (kesalahan) terjadi antara bendahara dengan SKPD dengan bendahara pengelola gaji di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah," ujarnya, Senin (6/6/2022).

Baca juga: Jalan-Jalan Sore Tak Perlu Jauh-Jauh ke Luar Kutim, Cukup Piknik ke Kawasan Bukit Pelangi

Baca juga: Dialog Bersama Penyuluh Pertanian, Ketua Perhiptani Kutim Akan Berikan Reward Bagi PPL Berprestasi

Baca juga: Bentuk Solidaritas Untuk Ikatan Keluarga Toraja Kutim, Ketua IKJ Menang Lelang Rp 2 Juta

Telah tercantum dengan jelas di dalam SOP bahwa pensiunan sudah tidak lagi menerima gaji.

Namun dikarenakan adanya peralihan atau pergantian bendahara pengelola BPKAD Kutim sehingga terjadi miss atau kesalahan yang tidak disengaja.

"Kemarin karena ada peralihan, pergantian bendahara pengelola BPKAD, itu terjadi seperti ini," ucapnya.

Misliansyah mengaku bahwa di tahun-tahun sebelumnya, hal serupa belum pernah terjadi sebab bendahara BPKAD Kutim selalu memberhentikan gaji pegawai purna tugas.

Menurutnya, hal ini bisa terjadi hanya karena kesalahan administrasi dan tidak memilik dampak yang fatal.

"Jadi ini dalam waktu dekat, kami dari BKPP Kutim akan sosialisasikan permasalahan-permasalahan seperti ini," ucapnya.

Bendahara di SKPD akan mengikuti sosialisasi ini agar bisa memahami SOP sehingga kesalahan serupa tidak lagi terjadi.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menekankan bahwa kelebihan gaji yang diberikan kepada pegawai pensiun akan dikembalikan melalui taspen.

"Jadi itu tidak akan jadi temuan, karena otomatis nanti di Taspen akan memotong (kelebihan gaji) yang diberikan," ujarnya.

Baca juga: Tak Ingin Disalahkan, Persatuan Sopir Truk Material Sangatta Kutim Timbun Lubang

Entah apakah sistemnya nanti langsung dipotong atau dicicil tiap bulannya, itu nanti teknisnya di Taspen.

Secara gamblang, dana pensiun yang dimiliki oleh penerima kelebihan gaji akan otomatis dikurangi untuk menutupi kelebihan-kelebihan yang didapatkan.

"Sebenarnya tidak ada masalah, cuman tadi kan pandangannya, harusnya ini tidak terjadi," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved