Berita Nasional Terkini

BNPT Sebut Khilafatul Muslimin Sempalan dari Organisasi Negara Islam Indonesia

Direktur Pencegahan BNPT Ahmad Nurwakhid mengatakan bahwa Khilafatul Muslimin sejatinya merupakan sempalan atau pecahan dari organisasi NII

Penulis: Justina | Editor: Justina
YouTube KOMPASTV
Direktur Pencegahan BNPT Ahmad Nurwakhid 

TRIBUNKALTIM.CO - Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid mengatakan bahwa Khilafatul Muslimin sejatinya merupakan sempalan atau pecahan dari organisasi Negara Islam Indonesia (NII).

Di mana organisasi tersebut bisa dikategorikan sebagai pemberontak.

Dan misi utama dari Khilafatul Muslimin sendiri pada umumnya ingin mendirikan suatu negara khilafah.

"Makanya namanya pun Khilafatul Muslimin. Sejatinya mereka adalah gerakan politik kekuasaan yang ingin mengganti ideologi negara, Pancasila dengan ideologi khilafah, sistem negara demokrasi dengan sistem agama menurut versi mereka" kata Ahmad Nurwakhid di acara AIMAN dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: TERJAWAB Dasar Penangkapan Pimpinan Khilafatul Muslimin, Polisi Beber Profil Abdul Qadir Baraja

Meskipun Khilafatul Muslimin menyampaikan tidak bermaksud menggati Pancasila sebagai ideologi negara, tetapi Ahmad Nurwakhid menyatakan tetap harus diwaspadai.

Apalagi menurutnya, kelompok teroris memiliki paham takfiri yang di mana mengkafirkan terhadap yang berkayakinan berbeda, bahkan sesama agama sekalipun.

Anggapan itu terjadi karena merasa organisasi yang dianut beda paham dan kelompok, termasuk juga methogutkan atau mengkafirkan negara Indonesia sendiri.

Baca juga: Jejak Teror, Densus 88 Bongkar Kelompok Khilafatul Muslimin Dibalik Konvoi Khilafah

Soal Khilafatul Muslimin tak setuju disebut ingin mengubah Pancasila, Ahmad Nurwakhid menyatakan mereka hanya berdalih.

Karena peryataan itu biasanya dikenal bagi mereka sebagai taqiyah atau berkamuflase, bersiasat untuk menyembunyikan jati diri ataupun aqidah yang dimiliki.

"Kenapa mereka bertaqiyah seperti itu, karena masih minoritas. Kalau mereka nanti menjadi besar, maka mereka akan melakukan makar ataupun pemberontakan," ucap Ahmad Nurwakhid.

"Yang harus diwaspadai, kelompok-kelompok seperti ini, karena minoritas, sementara agenda besarnya ingin mendirikan negara agama atau ingin merebut kekuasaan, maka mereka sering melakukan yang namanya strategi adu domba," tutur Ahmad Nurwakhid.

Baca juga: Aksi Konvoi Khilafah Berbuntut Panjang, Densus 88 Pantau Kelompok Khilafatul Muslimin

Selain itu, Ahmad Nurwakhid juga menyampaikan bahwa salah satu bukti Khilafatul Muslimin ingin mengganti Pancasila adalah, pendiri kelompok ini yang saat ini menjadi amir atau pemimpin (Abdul Qadir Hasan Baraja) merupakan seorang residivis di bidang terorisme.

Sementara, sebagian besar dari pengikutnya ataupun pengurus Khilafatul Muslimin adalah eks NII.

Simak video selengkapnya:

(TribunKaltim.co/Justina)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved