Berita Pemkab Kutai Kartanegara

PGRI Jadikan Kukar Pusat Ekosistem Pendidikan, Bupati Siapkan Lahan 13 Hektare

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menyambut kunjungan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Prof Dr

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Bupati Kukar Edi Damansyah pada jamuan makan malam bersama Ketua Umum PB PGRI Prof Dr Unifah Rosyidi di ruang makan VIP Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Minggu (5/6/2022) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menyambut kunjungan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Prof Dr Unifah Rosyidi dan jajarannya dengan jamuan makan malam di ruang makan VIP Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Minggu (5/6/2022) malam.

Hadir mendampingi Bupati pada acara itu Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Wiyono, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Setyanto Aji Nugroho dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Thauhid Afrilian Noor, serta Ketua PGRI Kukar Prof Dr Yonathan Palinggi.

Baca juga: Pelantikan Dewan Pendidikan Kukar, Bupati: Harus Produktif Atasi Persoalan Pendidikan

Kunjungan Ketua Umum PGRI pusat itu dalam rangka meminta dukungan Pemkab Kukar atas rencana membangun ekosistem pendidikan di Kukar yang telah ditetapkan menjadi ibu kota negara (IKN).

"Keinginan kami PGRI membangun ekosistem pendidikan semata-mata bukan sekadar untuk PGRI saja, namun bersama-sama Pemkab Kukar membangun SDM. Untuk itu mohon dukungannya, kami akan tunjukkan keseriusan itu," ujar Unifah.

Unifah mengungkapkan kekagumannya terhadap Bupati Edi Damansyah atas perhatiannya yang besar terhadap peningkatan SDM di Kukar.

Sementara, Bupati Edi Damansyah mengapresiasi dan menyambut baik rencana menjadikan Kukar sebagai pusat ekosistem pendidikan di Indonesia, sebagai langkah persiapan Kaltim sebagai IKN.

"Alhamdulillah suatu kehormatan malam ini, kita mendapat kunjungan Ketua PB PGRI Pusat untuk menindaklanjuti diskusi - diskusi yang kita lakukan selama ini rencana PGRI akan membangun ekosistem pendidikan di Kukar," kata Edi.

Baca juga: Puncak BBGRM Ke-19 Kukar, Bupati-Wabup Bersama Warga Bersihkan Fasilitas Umum

Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Edi mengatakan pihaknya telah menyiapkan lokasi yakni di Kilometer 19, Desa Margahayu Jonggon, Kecamatan Loa Kulu.

"Saat ini telah kita tetapkan lebih kurang 13 hektare. Nanti akan kita sesuaikan kembali untuk rencana kebutuhan lahan 30 hektare," tambahnya.

Usai jamuan makan, kedua pihak saling bertukar cendera mata.

Bupati Edi Damansyah menyerahkan mandau.

"Saya serahkan mandau ini, filosofinya kalau ada yang mengganggu Ibu Unifah berarti harus menghadapi saya dulu, karena ini sudah bukan sekadar persahabatan," ucapnya sambil tersenyum lebar diikuti tepuk tangan hadirin. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved