Kunjungi MHA Mului di Paser, Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Kendarai Sendiri Motor ke Lokasi

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi menjajal trek yang sebagian besar merupakan jalan tanah berbatu mendatangi Masyarakat Hukum Adat Mului, D

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menggunakan motor trail saat menuju lokasi MHA Mului di Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi menjajal trek yang sebagian besar merupakan jalan tanah berbatu mendatangi Masyarakat Hukum Adat Mului, Desa Swan Slutung, Kecamatan Komam, Kabupaten Paser.

Dalam lika-liku perjalanannya, Hadi Mulyadi mengaku sempat terjatuh meski akhirnya sampai Kampung Mului untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus Ketua MHA Mului, Jidan.

Rasa lelah dalam perjalanan serta medan yang berat diungkapkan Hadi Mulyadi terbayar saat menyaksikan langsung kampung yang mendapat keputusan sebagai masyarakat hukum adat (MHA) di Kaltim ini. 

"Iya sempat terjatuh, tetapi hanya baju saja yang kotor, aman saja. suasana di Mului sangat indah, hutannya lestari dan masyarakatnya sangat ramah. Saya berterima kasih sudah diterima," terang Hadi Mulyadi.

Setibanya di kampung berpenduduk sekitar 123 jiwa tersebut Hadi Mulyadi didampingi Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf, dan beberapa kepala OPD dilingkup Pemprov Kaltim menyapa warga Kampung Mului.

Baca juga: Tahun 2023 Honorer Dihapus, Pemprov Kaltim Bakal Tetap Pertahankan 

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menggunakan motor trail saat menuju lokasi MHA Mului di Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser.
Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi saat bertemu Ketua MHA Mului, Jidan. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY

Rumah warga disambangi diajaknya berdialog sembari bercanda dengan warga dusun yang mayoritas suku Dayak Paser ini. 

Hadi Mulyadi juga disambut tarian khas suku Dayak Paser sebelum akhirnya melihat barang-barang peninggalan sejarah seperti MHA Mului peninggalan dari nenek moyang dan diyakini merupakan asal mula peradaban Kampung Mului.

Kunjungan sendiri dikatakan Hadi Mulyadi sudah lama, bahkan sempat dua kali direncanakan, namun batal karena melonjaknya kasus Covid-19. 

"Jadi bukan karena Kampung Mului lewat Ketua Adat Pak Jidan menerima Kalpataru baru kita kunjungi. Tetapi memang ini kunjungan untuk melihat langsung keberadaan MHA Mului dan masyarakatnya yang mampu menjaga hutan adat sehingga bisa mendapatkan keputusan masyarakat hukum adat," tegasnya.

Ketua Adat MHA Mului, Jidan, juga turut menyampaikan rasa apresiasi kedatangan Wakil Gubernur Kaltim dan rombongan.

Baca juga: Tahun 2024 KLHK Targetkan 20 Ribu Kampung Iklim Terbentuk, di Kaltim Ada 110

Ucapan terima kasih atas kunjungan kerja ini juga dibarengi ungkapan Jidan yang mengatakan Hadi Mulyadi sebagai kepala daerah yang pertama kali berkunjung ke kawasan Mului.

"Baru kali ini pimpinan seperti Wakil Gubernur yang datang langsung ke Kampung Mului, sebelumnya Pemkab Paser dan instansi lain ada ke sini," tuturnya.

Harapan Jidan Pemrov Kaltim dan Pemkab Paser serta instansi terkait berperan serta dalam tanggung jawab ke depannya untuk infrastruktur sebagai akses masyarakat, kebutuhan dasar dan rumah layak huni. (Mohammad Fairoussaniy/ADV/Kominfo Kaltim)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved