Berita Pemkab Mahakam Ulu

Wabup Mahulu Ikut Rakornas PIP 2022, Presiden Jokowi: Optimalkan Belanja Produk Dalam Negeri

Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Yohanes Avun, M.Si. mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah (Rakornas PIP)

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun mengikuti Rakornas PIP 2022  secara virtual yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Kegiatan ini diikuti seluruh kementerian dan kepala daerah se-Indonesia secara langsung maupun daring. 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Yohanes Avun, M.Si. mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah (Rakornas PIP) 2022 dalam rangka pemenuhan target belanja produk dalam negeri secara virtual melalui video conference (vidcon) dari kediaman wabup, Selasa (14/6/2022).

Rakornas yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, dan diikuti oleh seluruh Kementerian dan Kepala Daerah dari 34 Provinsi secara langsung maupun daring.

Baca juga: Pemkab Sebar Dana Stimulan Rp 2 Juta Merata, Wajib Terdaftar di Kelompok Tani

Presiden Jokowi menekankan agar penggunaan APBN dan APBD harus dioptimalkan untuk pembelian produk dalam negeri bukan barang impor.

"Jangan sampai APBN dan APBD digunakan untuk belanja produk impor, bukan produk dalam negeri. Sedih, ini uang rakyat, uang yang dikumpulkan dari pajak baik PPn, PPh badan, PPh perorangan, PPh karyawan, dari pihak ekspor, dari PNBP, dikumpulkan dengan cara yang tidak mudah," ujar Presiden Jokowi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi meminta BPKP dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) mengawal kedisiplinan instansi pemerintah serta badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) dalam memenuhi target belanja produk dalam negeri.

Usai mengikuti rakornas, Wakil Bupati Yohanes Avun mengatakan, sangat jelas dalam arahan Presiden Jokowi menekankan belanja pemerintah baik pusat dan daerah harus memiliki tiga hal penting, yaitu menciptakan nilai tambah bagi negara, membangkitkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri, serta efisien.

Baca juga: Bupati Mahulu Serahkan Alsintan kepada Poktan Dukung Peningkatan Hasil Panen & Perekonomian Daerah

Lebih lanjut Wabup menuturkan, pengunaan produk dalam negeri selain memunculkan kreativitas dalam menciptakan produk-produk baru yang tentu saja akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan peningkatan ekonomi.

"Jadi, harapanya untuk Bagian Pengadaan Barang dan Jasa dapat mengupload produk-produk lokal pada e-Katalog. Selain itu kita juga harus memaksimalkan pengunaan produk-produk lokal Mahakam Ulu yang berkualitas bagus sehingga akan mengurangi penggunaan produk dari daerah lain. Contoh sekarang ini kita launching beras lokal. Harus maksimal kita beli beras itu, supaya petani lebih semangat untuk menanam padi dan memperluas ladang. Semakin banyak masyarakat menanam padi, kita bisa swasembada. Otomatis ketahanan pangan pasti akan terwujud di Mahulu," tutur wabup. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved