Minggu, 10 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Walikota Andi Harun Bahas Sensus Penduduk dengan BPS Samarinda untuk Penanganan Kemiskinan

Walikota Samarinda Andi Harun mengikuti audiensi dengan Badan Pusat Statistik atau BPS Samarinda di Balaikota Samarinda, Rabu (15/6/2022) kemarin.

Tayang:
Penulis: Muhammad Riduan |
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Walikota Samarinda Andi Harun ditemui usai audeinsi dengan BPS Samarinda, Rabu (15/6/2022) kemarin. TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun mengikuti audiensi dengan Badan Pusat Statistik atau BPS Samarinda di Balaikota Samarinda, Rabu (15/6/2022) kemarin.

Pada kegiatan itu, Andi Harun meminta BPS Samarinda untuk berkoordinasi dengan Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terkait sensus penduduk di Kota Tepian.

“Dan dalam waktu dekat ini BPS Samarinda akan melaksanakan kegiatan bersama Disdukcapil Samarinda. Saya diminta kesediaan untuk membuka,” ucap Andi Harun.

Ia mengemukakan, BPS Samarinda juga telah melaporkan rencana pelaksanaan sensus lanjutan lantaran dimana sempat terhenti akibat diterpa pandemi Covid-19.

Ia mengatakan, data BPS berdasarkan dari datanya sensus. Andi Harun ingin benar-benar data entri BPS by name by address, sehingga penanganan kemiskinan bisa terukur dan programnya dapat tepat sasaran.

Baca juga: Sensus Penduduk Lanjutan, BPS Data 10.288 Sampel Rumah Tangga di Balikpapan

“Program menyangkut langsung kebutuhan penanggulangan kemiskinan,” ujar orang nomor satu di Kota Samarinda itu.

Ia mengharapkan dalam waktu dekat ada respons, hal tersebut lantaran di satu sisi BPS sebagai pelaksana sensus penduduk dan ekonomi nasional.

Dan ketika kegiatan by name by address BPS tidak ada alokasi dana, maka Andi Harun bersedia menyanggupi pembiayaan melalui APBD jika BPS Samarinda bisa bekerja sama.

“Petugas BPS memiliki tenaga yang terlatih dan terdidik untuk melakukan itu. Dan pemkot butuh percepatan data itu guna setiap bahas APBD dan perumusan kebijakan berbasis penduduk miskin. Sehingga penanggulangan penduduk miskin setiap tahunnya bisa terukur dan programnya tepat sasaran,” tambahnya.

Kendati demikian, jumlah penduduk miskin secara bertahap dapat berkurang.

Baca juga: BPS Mencatat Ekspor Kaltim Naik pada Januari-April 2022, Dibanding Periode yang Sama Tahun Lalu

Akan tetapi sebelum itu Pemkot akan melakukan FGD, diskusi lintas OPD serta konsolidasasi data target berbasis data.

“Targetnya melakukan pengurangan warga miskin. Makanya data dari BPS ini penting buat kami. Biar tahu di mana tempat tinggalnya agar program tepat sasaran,” ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved