Piala Presiden

Ketua Umum PSSI Sebut Komdis Investigasi Kasus Suporter Persib Bandung yang Meninggal

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochammad Iriawan turut menyaksikan pertandingan Piala Presiden di Samarinda.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochammad Iriawan saat konferensi pers di Stadion Segiri Samarinda, pada Rabu (22/6/2022). TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia atau Ketum PSSI Mochammad Iriawan turut menyaksikan pertandingan Piala Presiden 2022 di Samarinda.

Di mana mempertemukan antara Borneo FC Samarinda melawan PS Barito Putera, yang berakhir imbang dengan skor 0-0, di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (22/6/2022) tadi malam.

"Alhamdulillah saya berada di sini untuk melihat pelaksanaan Piala Presiden yang ada di Samarinda," ungkap Mochammad Iriawan usai laga tersebut.

Dirinya turut menginformasikan bahwa dua grup telah selesai babak penyisihan, yakni di Bandung dan Malang, dan yang masih berlangsung di Samarinda dan Solo.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Piala Presiden 2022 berjalan dengan lancar, hanya saja di Bandung yang bermasalah yakni meninggalnya dua suporter dari Persib Bandung.

Baca juga: Prediksi & Jadwal Piala Presiden 2022: Persija vs Borneo FC, Pembuktian Skuat Utama Macan Kemayoran

Namun terkait perihal tersebut, terangnya Mochammad Iriawan bahwa pihaknya melalui Komisi Disiplin (Komdis) pun telah melakukan investigasi.

Sementara tim yang ada saat ini masih berada di Bandung, namun untuk pelaksanaan pertandingan berikutnya sudah ditentukan, yakni dipindah ke Stadion Si Jalak Harupat, dengan tanpa adanya penonton.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pertandingan di Bandung digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dan pada pelaksanaannya selanjutnya dipindah ke Stadion Si Jalak Harupat.

"Untuk pelaksanaan berikutnya sudah ditentukan yaitu dipindahkan ke Jalak Harupat dan tanpa penonton itu kewenangan dari pihak kepolisian," ujarnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved