Otomotif

Pabrik Mobil Tesla di Berlin dan Texas Merugi Miliaran Dolar AS

Melemahnya produksi dalam industri otomotif belakangan juga telah membuat saham Tesla menurun sebanyak 38 persen

Editor: Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, SAN FRANCISCO - Melemahnya produksi dalam industri otomotif belakangan juga telah membuat saham Tesla menurun sebanyak 38 persen.

Dikutip dari Reuters, kondisi itu hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan saja.

Meski saat ini pabrik Tesla di Berlin dan Austin tengah mengalami kerugian.

Namun Elon Musk menegaskan. Bahwa kedua pabrik otomotifnya yang baru dibangun pada awal tahun ini masih menyumbang sumber pendapatan bagi Tesla.

Baca juga: Rentan, Hacker Perusahaan dengan Mudah Bobol Kunci Mobil Tesla, Gunakan Bluetooth

Baca juga: Batang Jawa Tengah Dipilih jadi Lokasi Pabrik Tesla, Berikut Jadwal Pembangunannya

Baca juga: Siapa Itu Elon Musk Sebenarnya? Terkuak Sisi Lain  Pendiri SpaceX dan Tesla yang Jarang Diketahui

Ini lantaran produksi baterai 2170 di kedua pabrik tersebut masih sedikit stabil, tidak seperti produksi baterai 4680 di cabang Tesla lainnya yang saat ini tengah menghadapi kelangkaan pasokan.

Dengan produksi tersebut Elon Musk berharap agar truk pikap listrik Cyber Truck di pabrik Berlin dan Texas bisa kembali di rilis secara penuh pada pertengahan 2023 mendatang.

Pabrik Tesla di Berlin dan Texas Merugi 

Pabrik kendaraan supercar Tesla yang berada di Berlin dan Texas dikabarkan tengah merugi miliaran dolar AS.

Hal itu terjadi setelah puluhan kendaraan gagal diproduksi imbas terputusnya rantai pasokan suku cadang dan baterai listrik.

Krisis ini terjadi lantaran adanya lockdown atau pembatasan wilayah di pelabuhan Shanghai China akibat melonjaknya kasus positif Covid -19.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved