Berita Kaltim Terkini

Kaltim dan Jambi jadi Provinsi Pengurangan Emisi Karbon, Hadi Mulyadi: Kita Menuju Eco Green

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ( Pemprov Kaltim) mengajak masyarakat untuk mendalami pengetahuan soal perubahan iklim

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Pohon-pohon yang tumbuh berkembang di kawasan Gala Puncak Balikpapan, Selasa (28/6/2022) pagi. Kalimantan Timur dipilih sebagai provinsi yang menjalankan program memerangi perubahan iklim, mengurangi emisi karbon. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ( Pemprov Kaltim) mengajak masyarakat untuk mendalami pengetahuan soal perubahan iklim

Hal tersebut bisa mengetahuinya melalui Peraturan Daerah (Perda) Kaltim Nomor 7 Tahun 2019, tentang adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

"Kita sudah memenuhi itu (Eco Green), buktinya kita mendapatkan kompensasi emisi karbon dari World Bank 10 juta US Dollars," tegas Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, Senin (27/6/2022) di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

"Itu (program pengurangan emisi karbon) hanya ada dua di Indonesia, Provinsi Jambi dan Kalimantan Timur yang mendapatkan, itu artinya kita menuju Eco Green itu," sambungnya menegaskan.

Baca juga: Kemitraan Perubahan Iklim Indonesia dan Australia Dorong Peningkatan Investasi Energi Bersih Baru

Baca juga: Kaltim Sumbang 33 Persen Pengurangan Emisi Karbon Indonesia pada Tahun 2030

Baca juga: Gubernur Kaltim Isran Noor Dukung Penurunan Emisi Karbon, Dapat Rp 1,5 Triliun dari Bank Dunia

Menyinggung pernyataan Presiden terkait Energi terbarukan, Wagub Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi menganggap hal ini terus dilakukan pengembangan secara gradual atau bertahap tentunya.

Dia menilai, tak bisa langsung action sebab memang membutuhkan penyesuaian serta peran serta masyarakat.

Meski pembahasan-pembahasan terkait pemanfaatan energi terbarukan pengganti energi fosil terus dilakukan.

Kata dia, energi terbarukan memang secara bertahap, tahun sekian berapa persen, nanti tahun berikutnya lagi, tidak mudah memang.

Baca juga: Di Samarinda, Gubernur Isran Noor Sampaikan Emisi Karbon di Kalimantan Timur Turun

"Komponennya memang tidak mudah mempersiapkannya, butuh proses penyesuaian," pungkasnya.

(TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved