News

Setelah Melakukan Serangan Terbarunya, Zelenskyy Sebut Rusia sebagai Negara Teroris

Setelah Rusia kembali melakukan serangan di Ukraina, Zelenskyy pun menyebut Rusia sebagai negara teroris.

aljazeera.com
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Zelenskyy memberikan pernyataan jika Rusia merupakan negara teroris karena Rusia kembali melakukan serangan ke Ukraina. 

TRIBUNKALTIM.CO - Rusia kembali melakukan serangan terbaru.

Setelah melakukan serangan terbarunya pada Ukraina.

Zelenskyy pun menyebut Rusia sebagai negara teroris.

Dilansir dari berita VOA, pada Selasa (28/6/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut Rusia sebagai negara teroris.

Zelenskyy juga mendesak PBB untuk mengirim komisi untuk menyelidiki serangan rudal mematikan di sebuah pusat perbelanjaan di kota Kremenchuk.

Dalam pernyataannya tentang serangan Rusia di sebuah pusat perbelanjaan yang telah menewaskan sedikitnya 18 warga sipil Ukraina, Zelenskyy mengatakan,"Siapa di antara Anda yang tidak setuju bahwa ini adalah terorisme?" ungkap Zelenskyy dikutip dari berita VOA, Selasa (28/6/2022).

Zelenskyy mengatakan bahwa setiap kelompok yang membunuh warga sipil seperti yang dilakukan Rusia di Ukraina akan dianggap teroris.

"Oleh karena itu, apa yang dihukum di tingkat penjahat dan organisasi kriminal tidak boleh dibiarkan begitu saja di tingkat negara yang telah menjadi teroris," kata Zelenskyy tentang Kremlin.

Zelenskyy mencatat beberapa serangan baru Rusia yang dilakukan pada Selasa (28/6/2022), hanya beberapa jam sebelum pidatonya.

Sedikitnya delapan warga sipil tewas dalam serangan di kota pelabuhan selatan Mykolaiv dan timur laut mencapai dekat Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.

Di antara mereka yang tewas adalah seorang gadis berusia 6 tahun. Puluhan orang terluka, termasuk seorang bayi berusia 3 bulan yang dalam keadaan koma.

Namun pernyataan Zelenskyy tersebut diprotes oleh utusan Dewan Keamanan Moskow dan Wakil Duta Besar Rusia.

Wakil Duta Besar Rusia, Dmitry Polyanskiy mengatakan pernyataan Zelenskyy dimaksudkan untuk memenangkan simpati dan senjata dari para hadirin pada KTT NATO yang dimulai di Madrid.

Diketahui bahwa KTT NATO yang dilaksanakan di Madrid ini berlangsung pada Selasa (28/6/2022) hingga Kamis (30/6/2022).

Polyanskiy juga menepis tuduhan bahwa pusat perbelanjaan di Kremenchuk telah diserang dengan mengatakan itu tidak dekat dengan target Rusia.

(TribunKaltim.co/Hartina Mahardhika)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved