Ekonomi dan Bisnis

Tangkal Mobil Mewah Pakai BBM Bersubsidi, Solusi DPR RI Sosialisasi MyPertamina Secara Masif

Kabarnya penggunaan bahan bakar solar dan Pertalite akan dibatasai mengingat jenis bahan bakar ini masuk ketegori bahan bakar minyak

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Kondisi ramai di SPBU daerah Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (26/6/2022) siang. Mendatang, bahan bakar Pertalite jenis BBM Bersubsidi, akan dibatasi pembelinya hanya orang-orang yang dinilai tidak mampu. Mobil mewah dilarang membeli. TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kabarnya penggunaan bahan bakar solar dan Pertalite akan dibatasai mengingat jenis bahan bakar ini masuk ketegori bahan bakar minyak yang disubsidi oleh pemerintah. 

Ya, BBM Bersubsidi tentu saja penggunanya hanya orang-orang tertentu yang dianggap ekonomi lemah atau orang tidak mampu. 

Bukan sebaliknya, produk BBM Bersubsidi yang menikmati adalah mereka orang-orang kaya yang secara pendapatan mapan. 

Upaya untuk menangkal tidak tepat sasaran penggunaan BBM Bersubsidi maka dibuat terbosan cara yang inovatif. 

Baca juga: Cara Daftar dan Membeli Pertalite dan Solar Menggunakan Aplikasi MyPertamina

Baca juga: Cara Daftar MyPertamina Login subsiditepat.mypertamina.id, Syarat Wajib Buat Dapat Pertalite Subsidi

Baca juga: Demi Beli Solar dan Pertalite, Simak Cara Daftar MyPertamina, Berlaku 1 Juli Ini

Anggota Komisi VII DPR RI, Diah Nurwitasari menegaskan, penerapan aplikasi MyPertamina untuk mengakses BBM Bersubsidi jenis solar dan pertalite butuh pengawasan ketat.

Diah mengatakan, kebocoran BBM bersubsidi ke industri atau kelompok mampu harus dihindari, agar program subsidi tersebut tepat sasaran.

"Program digital MyPertamina membutuhkan pula sosialisasi masif dan setelah itu akan dilakukan evaluasi untuk penyempurnaan," ujar Diah saat dikonfirmasi, Kamis (30/6/2022).

Dengan begitu, ucap Diah, kelompok masyarakat berdaya beli rendah bisa menikmati.

Ia mengingatkan pentingnya sosialisasi dan penyempurnaan bagaimana melakukan upaya agar BBM bersubsidi dinikmati masyarakat yang membutuhkan.

"Sehingga tidak ada kebocoran ke industri atau kelompok pemilik kendaraan mewah yang mengonsumsi BBM bersubsidi," imbuh Diah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved