Berita Balikpapan Terkini

Disdikbud Buka Sekolah Baru di Balikpapan, Purnomo: Perkembangan Properti Harus Diseimbangkan

Disdikbud Balikpapan melakukan upaya penambahan sekolah di wilayah tertentu agar mampu menampung dan menghindari terjadinya penumpukan pendaftar PPDB

Penulis: Niken Dwi Sitoningrum | Editor: Aris
Tribun Kaltim/Niken
Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan, Purnomo. Disdikbud Kota Balikpapan melakukan penambahan sekolah dibeberapa wilayah di Kota Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Polemik permasalahan PPDB tahun ini masih terjadi di Kota Balikpapan.

PPDB yang diselenggarakan secara online ini dinilai memiliki titik kelemahan tersendiri.

Perkembangan properti yang dinilai tidak merata menyebabkan ketersediaan sekolah di sejumlah wilayah mengalami penumpukan pendaftar jalur zonasi.

Baca juga: Sekolah Swasta di Balikpapan Sedia Jatah Subsidi SPP dan Seragam Gratis

Sementara, kuota yang tersedia tak mampu menampung keseluruhan peserta didik baru dari warga yang berada di zona tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Purnomo kepada pers.

"Yang perlu dipahami, sekarang di wilayah-wilayah tertentu itu perkembangan properti perumahan itu besar. Contohnya seperti di wilayah Balikpapan Utara, sekolah kita kurang, jelas satu sekolah itu dikeroyok, pasti terjadi penumpukan," ujarnya.

Baca juga: Disdik Balikpapan akan Buka Jalur Reguler PPDB, Berikut Ini Syaratnya

Ia menyampaikan sedang melakukan upaya penambahan sekolah di wilayah tertentu agar mampu menampung dan menghindari terjadinya penumpukan pendaftar di sejumlah wilayah.

"Makanya kita coba nanti mudah-mudahan tahun depan di Utara bisa ada sekolah baru lagi, kemudian di Selatan dan Tengah itu masih kita upayakan," pungkasnya.

Purnomo menyebut proses pembebasan lahan menjadi kendala pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan berdirinya sekolah baru di beberapa wilayah.

Baca juga: Kedapatan Bawa Satu Paket Sabu di Kantong Celana, Pria di Balikpapan Dibekuk Polisi

"Yang paling sulit itu memenuhi standar proses pendirian sekolah, luasan lahannya, lahan itu sudah sertifikat dan tidak bermasalah, sudah dikuasai oleh pemerintah sehingga nanti begitu dibangun itu tidak ada masalah dengan masyarakat. Itu yg agak lama dan tidak cepat," lanjutnya.

Penambahan sekolah ini sudah masuk dalam program yang diusulkan Disdikbud ke pihak Pemkot Balikpapan.

"Kita sudah programkan. Ada beberapa lokasi yang kita siapkan untuk itu," tutupnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved