Video Viral

Video Viral, Orangutan Mengungsi Karena Rumahnya Kebanjiran, Kejadian di Kalimantan

Simak video viral, Orangutan mengungsi karena rumahnya kebanjiran, kejadian di Kalimantan

TRIBUNKALTIM.CO - Simak video viral aksi Orangutan berjalan dan naik pagar jalan umum di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah mendapat banyak komentar di medsos.

Dilansir dari Tribunnews.com, sejumlah anggota berpakai tentara tampak membantu menggiring jalan kepada Orangutan yang tersesat dari lingkunganya tersebut.

Ternyata Orangutan itu tengah mengungsi karena habitatnya terganggu akibat banjir yang melanda Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah selama dua hari ini.

Sekarang Orangutan tersebut sudah berhasil digiring di hutan terdekat yang kering berkat bantuan anggota TNI yang menggiringnya ke lokasi yang kering.

Baca juga: Kemunculan Orangutan di Desa Santan Tengah Kutai Kartanegara Jadi Tontonan Warga

Dalam video yang tersebar di medsos, seekor Orangutan yang dilihat dari tubuhnya berusia 15 tahun sedang asyik berjalan-jalan di pinggir jalan raya.

Lokasinya di Jembatan Panjang, Kelurahan Kotawaringin Hilir, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (01/7/2022).

Tampak Orangutan tersebut berjalan dengan santai, bahkan sempat menaiki besi batas jembatan sambil berjalan saat digiring petugas ke Hutan yang tak mengalami banjir.

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, Nur Patria saat dikonfirmasi Tribunkalteng.com menjelaskan jika Orangutan itu ke Jalan Raya karena habitat hutannya banjir tidak ada pohon yang tinggi.

Baca juga: BKSDA Kaltim Beber Marangkayu Tempat Habitat Orangutan, Belum Ada Rencana Evakuasi

"Karena 2 hari disana itukan banjir. Hutannya tidak ada pohon-pohon yang tinggi menurut laporannya, sehingga (Orangutan berada dibawah). Karena banjir dia cari tempat yang kering," ujar Nur Patria.

Lebih lanjut dia membeberkan jika lokasi tersebut berdekatan dengan Hutan Kemasyarakatan Masoraian.

Tim seksi wilayah 2 Pangkalan Bun yang berada tak jauh di lokasi dengan cepat meluncur untuk menyelamatkan dan menggiring ke hutan terdekat yang masih kering.

Nur Patria meminta kepada masyarakat jika menjumpai satwa yang dilindungi Orangutan, hendaknya jangan disakiti atau ditakuti karena dapat memicu kemarahan hewan tersebut.

"Imbauan kami kalau ada yang seperti itu, segera melaporkan ke BKSDA bisa melalui call center atau langsung ke petugas," ucapnya. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved