Berita Kutim Terkini

Event Local Market Sukses Digelar, 54 Tenan Raup Omzet Besar Hanya Dalam Tiga Hari

Event Local Market Sangatta yang digelar selama tiga hari dari 30 juni sampai dengan 2 Juli 2022 berjalan sukses

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Event Local Market di Lapangan Helipad kawasan Bukit Pelangi, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Event Local Market Sangatta yang digelar selama tiga hari dari 30 juni sampai dengan 2 Juli 2022 berjalan sukses.

Di malam penutupan, jumlah pengunjung yang datang melonjak hingga menyebabkan kemacetan di sekitar kawasan Bukit Pelangi, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Event Local Market yang berlangsung dengan tujuan membantu pemulihan ekonomi, terutama ekonomi kerakyatan yang sempat lesu selama merebaknya pandemi Covid-19.

Sebanyak 54 tenan terisi penuh oleh penggiat ekonomi, baik itu kuliner, fashion, jasa dan handycraft di event tersebut.

Selain itu, panggung hiburan juga menjadi magnet bagi warga Sangatta untuk menikmati berbagai macam aksi panggung yang disuguhkan.

Baca juga: Prediksi Cuaca di Kaltim Hari Ini Cenderung Cerah Berawan, Cuma Kutim dan Kukar Hujan Malam Hari

Baca juga: Kloter Terakhir, 105 Calon Jemaah Haji yang Berangkat pada Kloter 8 dari Kutim dan Balikpapan

Baca juga: Dinkes Kutim Usulkan 476 Berkas Tenaga Honorer ke Kementerian, Berharap Alih Status Jadi PPPK

Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang selaku pembina local market mengungkapkan bahwa event tersebut, dikemas menarik dengan menyasar anak-anak muda di Kutai Timur khususnya Sangatta.

“Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi anak muda yang ada di Sangatta khususnya, dan dikemas sangat menarik, ada party, ada tenan yang menjual produk-produk UMKM," ujarnya usai menutup event local market secara resmi, Sabtu (2/7/2022/).

Menurutnya, local market sebuah kegiatan, dimana pengunjung datang, menonton dan belanja dan bisa dipastikan terjadi perputaran ekonomi yang cukup besar.

Yang tadinya pelaku usaha lokal hanya berjualan di rumah, bisa berkumpul di event tersebut untuk memperkenalkan produknya ke masyarakat.

"Selain itu juga saya mengajak para orang tua, bagi anak – anaknya yang telah selesai kuliah boleh bergabung di local market ini, agar dapat mengembangkan kreatifitas dengan tujuan bisa memperkenalkan Kutai Timur di luar sana," ucapnya.

Local market sudah dibentuk pada tahun 2019 lalu, namun dikarenakan adanya pandemi covid 19, akhirnya selama dua tahun vakum tidak bisa menggelar event.

Nantinya, local market akan terus digelorakan atau diadakan setiap tahunnya tidak hanya menarget masyarakat Kutai Timur namun juga Provinsi Kalimantan Timur.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Local Market Rendi Jaya Syahputra menyebutkan terdapat 54 tenan yang tergabung di local market tersebut.

Jenis usaha berbagai tenan ini bervariasi, di antaranya, kuliner, fashion, dan jasa atau service.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved