Berita Berau Terkini
Pasokan LPG di Berau Dipastikan Aman, Pemkab Ingatkan Agen Tetap Jual Sesuai HET
Kabag Ekonomi Setkab Berau, Kamarudin memastikan stok Liquiied Petroleum Gas (LPG) tiga kilogram (Kg) menjelang Idul Adha 1443 H aman.
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kabag Ekonomi Setkab Berau, Kamarudin memastikan stok Liquiied Petroleum Gas (LPG) tiga kilogram (Kg) menjelang Idul Adha 1443 H aman.
Pasalnya, hingga saat ini elum ada laporan kelangkaan elpiji di tingkat masyarakat.
Kamarudin menuturkan, ada enam agen gas melon di Kabupaten Berau dan menyediakan kuota yang sama dengan tahun lalu, yakni 6.433 ribu ton atau setara 2,144 juta tabung gas dan stok tersebut direncanakan hingga akhir tahun.
Baca juga: 10 Pedagang di Pasar Sangat Adji Dilayas Berau akan Direlokasi
“Tahun lalu bahkan masih ada sisa 300 tabung,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Kamis (7/7/2022).
Lanjutnya, keamanan lebih diperketat tahun ini. Sebelum distribusikan harus ada laporan yang jelas.
Sehingga subsidi elpiji masih aman sesuai kebutuhan. Menghindari permainan dalam penyaluran di masyarakat.
“Jangan sampai daerah lain yang bermain, tapi dipasarkannya di Berau,” ucapnya.
Baca juga: Cuaca Berau Hari Ini Kamis 7 Juli 2022, Hujan Turun di Malam Hari
Sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Berau Nomor 661/2019 perihal perubahan atas SK Bupati Berau Nomor 274/2016 perihal Penetapan Harga Eceran Tertinggi Refill Petrolium Gas Tabung Tiga Kilogram untuk Keperluan Rumah Tangga dan Usaha Mikro Sebagai Pengganti Pengguna Minyak Tanah di Kabupaten Berau, tergantung zona masing-masing dan sesuai kalkulasi jarah tempuh membuat harganya berbeda.
Namun, diakuinya memang banyak oknum yang memanfaatkan menjual elpiji dengan harga yang lebih tinggi dari ketentuan.
Adanya indikasi masuknya gas melon dari luar daerah juga memengaruhi harga yang berbeda.
Baca juga: Butuh Rp 17 Miliar Untuk Selesaikan Pembangunan Gedung Disbudpar Berau, Sudah Mangkrak 5 Tahun
“Kalau ada laporan harga tabung tidak sesuai HET akan kami panggil agennya.
Sementara HET masih sama yaitu Rp 26.500 per tabung,” paparnya.
Sejauh ini HET tertinggi di Kecamatan Maratua seharga Rp 40 ribu per tabung.
Lantaran jaraknya yang jauh dari area perkotaan.
Apalagi, ada risiko gelombang yang membahayakan kapal pengangkut gas tersebut.
“Tapi dipastikan penyaluran ke Maratua aman,” tutupnya. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Kabag-Ekonomi-Setkab-Berau-Kamarudin.jpg)