Pendidikan

Apa Itu Kurikulum Merdeka SD? Sejumlah Hal Penting dan Mapel Pilihan: Ada IPAS dan Bahsa Inggris

Apa itu Kurikulum Merdeka SD ( Sekolah Dasar )? Berikut ini sejumlah hal penting terkait kurikulum merdeka SD dan mata pelajaran ( mapel ) pilihan

Editor: Amalia Husnul A
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi acara halal bihalal Lebaran di halaman SDN 148 Cibaduyut, Jalan Cibaduyut Raya, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/5/2022). Apa itu Kurikulum Merdeka SD ( Sekolah Dasar )? Berikut ini sejumlah hal penting terkait kurikulum merdeka SD dan mata pelajaran ( mapel ) pilihan 

TRIBUNKALTIM.CO - Pertengahan tahun adalah saatnya tahun ajaran baru, baik itu untuk jenjang Sekolah Dasar ( SD ), SMP maupun SMA.

Bagi orangtua yang anaknya baru masuk Sekolah Dasar, tentu ada sejumlah hal penting yang harus diperhatikan salah satunya adalah kurikulum merdeka SD.

Simak penjelasan selengkapnya mengenai kurikulum merdeka SD ini.

Landasan utama kurikulum merdeka SD adalah Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan.

Untuk diketahui, kurikulum merdeka adalah kurikulum optional yang dapat diterapkan sesuai keadaan sekolah.

Sekolah Dasar yang menerapkan kurikulum merdeka SD mempunyai kewajiban mengembangkan profil pelajar Pancasila pada peserta didik.

Dilansir dari Kemdikbud, capaian pembelajaran kurikulum merdeka SD disusun berdasarkan fase tertentu.

Nantinya, setiap murid akan difokuskan untuk memahami pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mencapai, menguatkan, dan meningkatkan kompetensi.

Baca juga: Terbaru 2022! Terjawab Kapan Anak SD Masuk Sekolah, Cek juga Jadwal SMP SMA dan MPLS di Jawa-Bali

Fase dalam kurikulum merdeka SD dan sederajat meliputi:

Fase kurikulum merdeka SD/sederajat terdiri dari: 

- Fase A (umumnya setara dengan kelas I dan II SD)

- Fase B (umumnya setara dengan kelas III dan IV SD), dan

- Fase C (umumnya setara dengan kelas V dan VI SD)

Dikutip TribunKaltim.co dari Tribunnews.com di artikel yang berjudul Mengenal Kurikulum Merdeka SD, Ada Mapel IPAS dan Bahasa Inggris jadi Mapel Pilihan, struktur kurikulum merdeka SD dibagi menjadi dua kegiatan pembelajaran utama.

Dua kegiatan pembelajaran utara tersebut yaitu:

- pembelajaran reguler atau rutin yang merupakan kegiatan intrakurikuler 

Baca juga: Usung Konten Pendidikan di kota Balikpapan, Kabid SD Disdikbud Imbau Siswa Menulis di Pojok Pintar

- projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Mata Pelajaran Kurikulum Merdeka SD

Kurikulum merdeka SD akan menerapkan Jam Pelajaran (JP) yang diatur per tahun.

Satuan pendidikan SD dapat mengatur alokasi waktu pembelajaran secara fleksibel untuk mencapai JP yang ditetapkan.

Setiap SD dapat menggunakan pendekatan pengorganisasian pembelajaran berbasis mata pelajaran, tematik, atau terintegrasi.

Pemerintah akan menggabungkan mata pelajaran IPA dan IPS menjadi IPAS.

Mata pelajaran Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran pilihan dan tergantung kesiapan satuan pendidikan.

Setiap siswa SD dapat memilih sekurang-kurangnya satu dari empat mata pelajaran Seni dan Budaya: Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, atau Seni Tari.

Baca juga: Resmikan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, Sekolah Harapan Bangsa Selalu Kedepankan Inovasi

Pembagian Kegiatan Belajar Intrakurikuler dan Kokurikuler

Pembelajaran kurikulum merdeka SD akan menguatkan pembelajaran terdiferensiasi sesuai tahap capaian peserta didik.

Pembelajaran intrakurikuler akan dilakukan sekitar 70-80 persen dari jam pelajaran dan kokurikuler melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila sekitar 20-30 persen jam pelajaran.

Untuk penilain setiap siswa, tidak ada pemisahan antara penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Proses pembejalaran kurikulum merdeka SD akan menggunakan ontoh-contoh modul ajar, alur tujuan pembelajaran, contoh projek penguatan profil pelajar Pancasila, contoh kurikulum operasional satuan pendidikan.

Ilustrasi murid SD
Ilustrasi murid SD (Freepik designed by brgfx)

Hal-Hal Esensial Kurikulum Merdeka SD

1. Penguatan kompetensi yang mendasar dan pemahaman logistikUntuk memahami lingkungan sekitar, mata pelajaran IPA dan IPS digabungkan sebagai mata pelajaran Imlu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS);

2. Integrasi computational thinking dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPAS;

3. Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran pilihan;

4. Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 2 kali dalam satu tahun ajaran.

Baca juga: NEWS VIDEO Nadiem: Tak Ada Penjurusan IPA, IPS, Bahasa di Jenjang SMA Pada Kurikulum Merdeka

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved