Berita Samarinda Terkini

Wali Kota Samarinda Janji Tuntaskan Keluhan Warga Soal Kepemilikan Lahan, Irigasi Hingga Pupuk

Hadiri kegiatan masyarakat dan seluruh stakeholder terkait, Walikota Samarinda Andi Harun menerima berbagai keluhan soal lahan, irigasi dan pupuk.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Aris
Tribun Kaltim/Fairuz
Wali Kota Samarinda Andi Harun, bersama dinas terkait, perwakilan DPRD Samarinda, kecamatan, kelurahan, penyuluh pertanian dan masyarakat saat tanam padi sawah di Jalan Girirejo RT 25, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda. (Tribun Kaltim/Fairuz) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kala menghadiri kegiatan menanam padi sawah bersama kelompok tani Bina Usaha, Rabu (13/7/2022) masyarakat dan seluruh stakeholder terkait, Walikota Samarinda Andi Harun menerima berbagai keluhan.

Lokasi persawahan padi di Jalan Girirejo RT 25, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda mempunyai luasan lahan 300 hektar.

Tetapi dengan luasan tersebut, beberapa lahan rupanya masih terganjal pengurusan sertifikat.

Baca juga: Joe Biden Apresiasi Teleskop James Webb, Memfoto Luar Angkasa Cari Planet yang Bisa Dihuni

Andi Harun berkesempatan mendengar keluhan langsung masyarakat.

Ketua RT 25, Pariono berharap, legalitas tanah di Girirejo bisa terbantu dengan kedatangan Wali Kota Samarinda.

Serta mendapat solusi atas permasalahan ini.

"Sampai saat ini masyarakat terganjal kepemilikan lahan, yakni sertifikat. Sudah ikut PTSL kesana kemari, perlengkapan dilengkapi masih kebingungan," terangnya.

Baca juga: 10 Manfaat Puasa Sunnah Senin Kamis Bagi Kesehatan Tubuh, Dilengkapi Bacaan Niatnya

"Bagaimana solusinya pak Wali Kota, kami warga Girirejo agar bisa memiliki sertifikat resmi," imbuhnya.

Sementara itu, warga bernama Yusuf juga mengeluhkan adanya saluran air yang tidak berfungsi, meminta agar bisa beroperasi dan sawah teraliri air.

"Terkait irigasi pak Wali, kami ingin bisa ditindaklanjuti," sebutnya.

Keluhan juga datang dari Ketua Kelompok tani Bina Usaha, Aliansyah yang ingin ada solusi ketersediaan pupuk untuk para petani.

Baca juga: Berkah Pilkades Bagi RSUD Kudungga Kutim, Akan Raup Penghasilan dari Tes Medis Bakal Calon Kades

"Kami ingin pupuk juga tersedia di kios tani, kalau membeli yang pupuk non subsidi, sangat mahal harganya," tandasnya.

Menanggapi semua aspirasi ini, Andi Harun berjanji akan menuntaskan perlahan permasalahan yang dihadapi para petani.

Terkait permasalahan legalitas tanah, Andi Harun mengatakan bahwa terpenting tidak ada lahan sengketa di areal warga sekitar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved