Ibu Kota Negara

Dukung IKN, Pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Diharapkan Cepat Terealisasi

Proyek-proyek pembangunan yang akan dilakukan di Ibu Kota Negara IKN dan berdampak langsung bagi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diharapkan bisa s

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Niko Herlambang, Kabag Pembangunan Setkab PPU mengemukakan jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan dari titik Nipah-Nipah, PPU menuju Melawai Kota Balikpapan sangat dibutuhkan masyarakat terutama di bagian selatan daerah tersebut. TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Proyek-proyek pembangunan yang akan dilakukan di Ibu Kota Negara IKN dan berdampak langsung bagi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diharapkan bisa segera terealisasi.

Salah satunya, proyek jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan dari titik Nipah-Nipah, PPU menuju Melawai Kota Balikpapan, yang dipastikan menjadi penunjang kawasan Ibu Kota Negara (IKN).

Menurut Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) PPU, Niko Herlambang, jembatan penghubung itu sangat dibutuhkan masyarakat terutama di bagian selatan daerah tersebut.

Hal itu karena sisi bagian tengah PPU, sudah ada Jembatan Pulau Balang sebagai akses penghubung menuju Kota Balikpapan.

Sedangkan sisi selatan, belum ada jembatan penghubung, kecuali menggunakan kapal kayu atau klotok, Speedboat, dan kapal feri.

Baca juga: Pusat Diminta Beri Atensi terhadap Kelanjutan Pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam

"Sebenarnya jembatan tol sudah diproses lelang di BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) pada 2019 lalu tapi karena ada perubahan desain jadi dihentikan," ungkapnya, Jumat (15/7/2022).

Niko menambahkan, seluruh persyaratan administrasi pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan sepanjang 7,9 kilometer tersebut telah rampung, termasuk perubahan desain yakni ketinggian ruang bebas jembatan dari 50 meter menjadi 65 meter.

Seharusnya, kata Niko, pemerintah pusat ikut mendorong percepatan pembangunan jembatan yang melintasi Teluk Balikpapan tersebut.

"Harusnya ada dorongan dari pemerintah pusat agar cepat terealisasi," katanya.

Baca juga: DPRD Penajam Paser Utara Dorong Pembangunan Jembatan Tol Penajam-Balikpapan

Keberadaan Jembatan Pulau Balang masih cukup jauh dan membutuhkan waktu tempuh dari Kabupaten Penajam Paser Utara menuju Kota Balikpapan sekitar 1,5 jam.

"Dengan adanya IKN Nusantara jembatan itu sangat dibutuhkan," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved