Berita Nasional Terkini

Penurunan Jumlah Kemiskinan di Jawa Tengah Tertinggi di Indonesia, Angka Capai 102,57 Ribu Orang

Bahkan terbanyak di Indonesia karena jumlah penduduk miskin yang turun sebanyak 102,57 ribu orang

Editor: Samir Paturusi
YouTube KOMPASTV
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Jateng terbanyak di Indonesia karena jumlah penduduk miskin yang turun sebanyak 102,57 ribu orang 

TRIBUNKALTIM.CO- Secara nasional, jumlah penduduk miskin pada periode ini menurun sebanyak 342,5 ribu.

Penurunan angka kemiskinan ini termasuk di Provinsi Jawa Tengah.

Bahkan terbanyak di Indonesia karena jumlah penduduk miskin yang turun sebanyak 102,57 ribu orang

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, Jateng berhasil menurunkan angka kemiskinan 0,32 persen poin dari sebelumnya 11,25 persen (September 2021), menjadi 10,93 persen (Maret 2022). Ini berarti, penduduk miskin di Jateng berkurang 102,57 ribu orang, dari 3,93 juta jiwa menjadi 3,83 juta jiwa.

Kepala BPS Jateng Adhi Wiriana mengatakan, rilis ini merupakan hasil dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada Maret 2022.

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Sukses Turunkan Angka Kemiskinan

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Turunkan Kemiskinan Melalui Program Jogo Tonggo

Baca juga: Hasil Rilis BPS, Jawa Tengah Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan 0,32 Persen

Adapun, metodologi pengukuran menggunakan konsep kebutuhan dasar atau basic needs approach, yang terdiri atas garis kemiskinan makanan (GKM) dan garis kemiskinan non makanan (GKNM).

"Alhamdulillah pada Maret 2022 terjadi penurunan kemiskinan dibanding September 2021. Di Jawa Tengah penduduk miskin sebanyak 10,93 persen dari total penduduk atau 3,83 juta orang. Presentase ini terjadi penurunan 0,32 persen poin (dibanding September 2021) dan turun 0,86 persen poin, dibanding Maret 2021 yang sebesar 11,79 persen," ujar Adhi Wiriana saat rilis daring, Jumat (15/7/2022).

Tren turunnya jumlah orang miskin di Jawa Tengah, dipandang Adhi sebagai suatu hal positif. Ini mengingat, selama ini provinsi yang dipimpin duet Ganjar-Yasin fokus menurunkan kemiskinan dengan berbagai program.

Selain program pengentasan kemiskinan, Adhi mengatakan, beberapa faktor yang memengaruhi tingkat kemiskinan di Jateng di antaranya Pandemi Covid-19 yang membaik. Pertumbuhan ekonomi Jateng Triwulan I 2022 mencapai 5,16 persen (y-to-y). Adapula faktor konsumsi rumah tangga pada PDRB yang tumbuh 4,30 persen (y-on-y) pada triwulan 1 2022.

Data BPS memaparkan, Pemprov Jateng selalu berupaya menurunkan angka kemiskinan. Tercatat, pada September 2017 angka kemiskinan sebanyak 12,23 persen (4,20 juta orang), pada September 2018 11,19 persen (3,87 juta orang), pada September 2019 10,58 persen (3,68 juta orang).

Wabah Covid-19 menyebabkan angka kemiskinan naik di 2020.Tercatat pada September 2020 jumlah orang miskin 4,12 juta orang atau 11,84 persen. Pada September 2021 turun menjadi 11,25 persen atau sejumlah 3,93 juta orang.

"Kondisi ini perlu kita syukuri (karena) program (penurunan) kemiskinan oleh pemerintah masyarakat, parpol, LSM dan keagamaan terjadi dampak positif dengan adanya terjadi penurunan kemiskinan," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, angka penurunan kemiskinan nasional lebih rendah dari Jawa Tengah. Meskipun, angka kemiskinan nasional lebih rendah dengan 9,54 persen. Akan tetapi, penurunan kemiskinan di nasional hanya 0,17 persen poin.

Baca juga: Soroti Kemiskinan di Jakarta, Sekjen PDI Sindir Anies Baswedan: Ahok dan Djarot Lebih Baik

Pada rilis tersebut, Adhi juga memaparkan kondisi kemiskinan di 34 provinsi di Indonesia. Ia mengatakan, ada sembilan provinsi yang masih mengalami kenaikan angka kemiskinan. Sementara itu, 25 provinsi lain mengalami penurunan angka kemiskinan.

Aceh menjadi provinsi tertinggi dalam presentase penurunan kemiskinan dengan 0,89 persen poin (43,44 ribu jiwa). Namun secara jumlah, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah penurunan warga miskin terbanyak, dengan 102,57 ribu jiwa. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penduduk Miskin di Jateng Berkurang 102 Ribu Orang, https://www.tribunnews.com/regional/2022/07/16/penduduk-miskin-di-jateng-berkurang-102-ribu-orang.

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved