Berita Paser Terkini

Museum Sadurengas Paser Sepi Pengunjung, Hanya Ramai di Hari Libur Nasional

Museum Sadurengas berada di Jalan Keraton, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (17/7/2022)

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Juru Pelihara (Jupel) Museum Sadurengas, Sri Wahdaniyati Rahma saat mencatat daftar pengunjung yang masuk ke museum, Minggu (17/7/2022).TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER- Museum Sadurengas merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Paser, yang dibangun di tahun 1844-1873 pada awal abad 19 di tanah milik Sultan Aji Tenggara.

Museum Sadurengas berada di Jalan Keraton, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (17/7/2022).

Juru Pelihara (Jupel) sekaligus pemandu di Museum Sadurengas, Sri Wahdaniyati Rahma mengatakan pengunjung di museum mengapami penurunan.

"Pengunjung di museum Sadurengas tidak menentu, kadang dalam seminggu itu tidak ada pengunjung sama sekali, apalagi di masa Pandemi Covid-19," kata Jupel Museum Sadurengas yang akrab disapa Icha.

Baca juga: Pemkab Paser Gelar Pameran Benda Pusaka di Museum Sadurengas, Ajak Masyarakat Memaknai Budaya

Baca juga: Desai Final KIPP IKN Nusantara Disorot, Istana Negara Cocok Jadi Museum Burung?

Baca juga: Museum Mulawarman di Kukar Pamer Koleksi Naskah Sejarah, dari Silsilah Raja hingga Al-Quran Terkecil

Untuk hari-hari biasa khususnya pada weekend, kata Icha terkadang pengunjung di museum Sadurengas hanya beberapa orang saja.

Apalagi di hari Minggu ini, wisatawan yang berkunjung di Museum Sadurengas hanya bisa di hitung jari.

"Pengunjung hari ini saja baru 7 orang, biasanya kalau di hari-hari weekend kadang juga bisa rame. Karena yang namanya pengunjung ini kan, kita tidak bisa dipaksakan orang mau wisata kemana kita tidak tau," beber Icha.

Dikatakan, puncak keramaian di Museum Sadurengas biasanya di hari-hari besar saja. Utamanya di Hari Raya Idulfitri.

"Idulfitri kemarin pengunjung ramai, seminggu itu kita habiskan 14 blok karcis. Dala Dalam satu blok itu, isinya sekitar 100 karcis jadi 1.400 lebih pengunjung yang datang," terang Icha.

Sementara di hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah kemarin, pihaknya hanya menjual 1 blok karcis saja.

Baca juga: Pengunjung Museum Mulawarman Tenggarong Naik 200 Persen selama Libur Lebaran, Hari Ini Puncaknya

Untuk masuk ke museum Sadurengas, pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp7 ribu untuk orang dewasa, sementara untuk pelajar Rp5 ribu.

"Kita buka tiap haru, pelajar juga bisa study tour kesini namun harus bersurat dulu ke dinas untuk supaya kita kasih free," tutup Icha. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved