Berita Samarinda Terkini

Sopir Asal Semarang Tewas di Dalam Truk, Kendaraan Masuk ke Parit

Seorang sopir ditemukan meregang nyawa dan akhirnya meninggal dunia di dalam truk yang dikemudikannya di Jalan Cipto Mangunkuso, Kelurahan Sengkotek,

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Rahmad Taufiq
HO/Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda
Posisi korban bernama Sampurno saat ditemukan tidak lagi bernyawa di dalam truk yang dikemudikannya. HO/Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang sopir ditemukan meregang nyawa dan akhirnya meninggal dunia di dalam truk yang dikemudikannya di Jalan Cipto Mangunkuso, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, tepatnya di depan PT Sumalindo Lestari Jaya (SLJ).

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Aiptu Harry Cahyadi menerangkan, dari keterangan salah seorang saksi bernama Basri (36) kala itu truk yang dikemudikan korban berjalan dan masuk ke dalam parit.

Karyawan Sumalindo tersebut lantas berlari ke arah truk dan melihat sopir berupaya membuka pintu.

"Saksi membantu korban membuka pintu. Saat itu ia mengira si korban (sopir) mabuk karena matanya merah kekuning-kuningan," tuturnya kepada TribunKaltim.co, Sabtu (23/7/2022).

Merasa korban memerlukan bantuan medis, saksi tersebut lantas menghubungi mobil ambulans dan membantu mematikan mesin mobil.

Baca juga: Ketel Pabrik Tahu di Kukar Meledak, Sang Pemilik Tewas dan Satu Pekerja Alami Kritis

Setelah ditanya diketahui sopir tersebut bernama Sampurno, asal Dusun Kitajan, Desa Kudus, Jawa Timur.

Karena terlihat sesak, saksi tersebut pun mengajak korban untuk keluar dan beristirahat ke klinik.

Namun korban memilih beristirahat di dalam truk berplat Semarang atau bernomor polisi H 1867 BQ yang ditumpanginya.

"Saat itu korban terus mengucapkan lafaz tauhid berulang kali. Sampai tiba-tiba terdiam, saat dicek ternyata sudah meninggal," beber Aiptu Harry Cahyadi.

Ia menerangkan, dari pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga: Heboh! Fakta-fakta Temuan Jasad Tinggal Tulang di Balikpapan, Diduga Sudah Meninggal Cukup Lama

Dia menjelaskan dari keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit jantung dan sesak nafas

"Jenazah korban sempat dibawa ke RSUD AW Syahranie namun langsung dibawa pulang keluarga dan sudah dikuburkan pagi tadi," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved