Berita Kutim Terkini

Kasmidi Bulang Resmi Pimpin PMI Kutai Timur, Akui Belum Miliki Gedung Sendiri

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua PMI Provinsi Kalimanatan Timur (Kaltim) Sayid Irwan, di Hotel Victoria, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Pelantikan pengurus PMI Kabupaten Kutai Timur masa bakti 2022-2027 oleh Ketua PMI Provinsi Kalimanatan Timur (Kaltim) di Hotel Victoria, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/HO/Kominfo Kutim 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Setelah melewati beberapa tahapan prosedur pergantian, akhirnya Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masa bakti 2022-2027 dilantik.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua PMI Provinsi Kalimanatan Timur (Kaltim) Sayid Irwan, di Hotel Victoria, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang yang baru dilantik menjadi Ketua PMI Kabupaten Kutim, mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar tergabung dalam organisasi kemanudiaan tersebut.

"Mari tetap tergabung dalam kegiatan organisasi kemanusiaan ini. Karena ini merupakan pekerjaan sosial kemanusiaan, yang adalah panggilan jiwa kita semua," ucap Kasmidi saat memberikan sambutan usai dilantik, Senin (25/7/2022) malam.

Setelah dilantik, Kasmidi berharap para pengurus yang merupakan kolaborasi pengurus baru dan pengurus lama itu, agar bisa maksimal lagi dalam bekerja.

Baca juga: Sejarah 1 Maret: Hari Berdirinya Palang Merah Remaja di Indonesia

Baca juga: Anak di Kutim Wajib Dapat Pendidikan Dasar, Anggota DPRD Kaltim Ini Suarakan Gerakan Orangtua Asuh

Baca juga: Peringatan HAN di Kutim, Digelar Senam Bersama dan Pelepasan Balon ke Udara

Sebab menurutnya, banyak program kegiatan PMI dalam kegiatan sosial kemanusiaan yang bisa direalisasikan.

Dirinya juga mengucap syukur meskipun sempat tertunda akibat pandemi, PMI Kutim tetap giat melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusian bahkan bekerja sama dengan negara lain.

"Alhamdulillah, walaupun sempat molor pelantikan karena Pandemi Covid-19, tetapi kegiatan sudah berjalan terus. Seperti kegiatan kerjasama Indonesia dengan Korea," ujarnya.

Kerjasama tersebut juga dijalankan sampai ke Kabupaten, mulai dari tingkat pelajar hingga mahasiswa.

Pihaknya menerjunkan para relawan PMI, terdiri dari para mahasiswa STIPER Kutim dan STAIS Kutimserta STIE untuk memberikan edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan penanggulangan bencana.

"Kegiatan kerjasama Korea dan Indonesia ini juga akan diturunkan hingga ke kecamatan-kecamatan dan akan menjadi kegiatan rutin kita (PMI-Kutim)," ujarnya.

Kasmidi menambahkan, bahwa tahun ini PMI Kutim mendapat bantuan dari CSR PT KPC sebanyak Rp 500 juta.

Dana tersebut diperuntukkan kegiatan awal yaitu land clearing (persiapan lahan pembangunan) Markas PMI yang selama ini belum memiliki gedung sendiri.

"Sebab selama ini, PMI belum memiliki gedung sendiri dan masih menyewah, serta bangunan belum standar," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved