Berita Internasional Terkini

TAK HABIS AKAL, Cara Uni Eropa Antisipasi Pasokan Gas yang Dipangkas Rusia, Jerman Langsung Berhemat

Tak habis akal, tengok cara Uni Eropa antisipasi pasokan gas yang dipangkas Rusia, Jerman langsung berhemat.

Kolase Tribunkaltim.co / National Geographic
Vladimir Putin dan Peta Gas Rusia - Tak habis akal, tengok cara Uni Eropa antisipasi pasokan gas yang dipangkas Rusia, Jerman langsung berhemat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Perang Rusia vs Ukraina masih berlajut sampai saat ini.

Konflik antara Rusia dan Ukraina semakin memanas.

Lantaran di antara ketegangan Rusia dan Ukraina, Barat dan Uni Eropa menyalurkan kekuatan militernya untuk Ukraina.

Kondisi tersebut membuat Rusia mengambil langkah-langkah strategis.

Salah satunya Rusia melakukan kebijakan pemotongan pasokan gas ke negara-negara Eropa.

Namun Uni Eropa tak kehabis akal, tengok cara mereka mengantisipasi pasokan gas yang dipangkas Rusia.

Kabarnya Jerman langsung mengimbau agar warganya berhemat menggunakan gas.

Selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: UKRAINA Ogah Mundur Ekspor Gandum Walau Dikhianati Rusia Lewat Serangan Rudal di Pelabuhan Odesa

Pemerintah Uni Eropa hari Selasa, (26/7/2022) sepakat menjatah gas alam musim dingin ini untuk melindungi diri mereka dari pemotongan pasokan lebih lanjut oleh Rusia saat Moskow mengejar serangannya ke Ukraina.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (26/7/2022), para menteri energi Uni Eropa menyetujui rancangan undang-undang Eropa yang dimaksudkan untuk menurunkan penggunaan gas sebesar 15 persen dari Agustus hingga Maret.

Undang-undang baru itu memerlukan langkah-langkah nasional yang bersifat sukarela untuk mengurangi konsumsi gas dan, jika mereka menghasilkan penghematan yang tidak mencukupi, memicu langkah wajib di blok beranggotakan 27 negara itu.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyambut baik langkah tersebut, mengatakan "Uni Eropa mengambil langkah tegas menghadapi ancaman gangguan pasokan gas oleh (Presiden Rusia Vladimir) Putin."

Baca juga: AKHIRNYA MENGAKU, Rusia Serang Pelabuhan Odessa Ukraina Pakai Rudal, Hancurkan Kapal Perang Amerika

Hari Senin, (25/7/2022) raksasa energi Rusia Gazprom mengatakan akan membatasi pasokan ke Uni Eropa melalui pipa Nord Stream 1 hingga 20 persen dari kapasitas, meningkatkan kekhawatiran bilamana Presiden Rusia Vladimir Putin akan menggunakan perdagangan gas untuk menantang perlawanan Uni Eropa terhadap perang di Ukraina.

"Musim dingin akan tiba dan kami tidak tahu seberapa dinginnya nanti," kata Menteri Perindustrian Ceko Jozef Sikela, yang portofolio kebijakannya mencakup energi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved