Berita Kubar Terkini

Kajari Kubar Sebut Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Seragam Sekolah di Disdikbud Kubar Terus Berjalan

Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Bayu Pramesti memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah di Disdikbud Kubar berjalan.

Editor: Aris
net
Ilustrasi korupsi. (net) 

TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Bayu Pramesti memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah di Disdikbud Kubar akan terus dilakukan. 

Dimana, kasus tindak pidsna korupsi (Tipikor) tersebut terjadi dua tahun berturut-turut, yakni pada tahun anggaran 2017 dan tahun anggaran 2018.

Hal itu terungkap setelah tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat kembali melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus Tipikor pengadaan seragam sekolah tahun 2018 yang kini telah meyeret dua tersangka.

Bahkan saat ini, tim Kejari tetus melakukan penyelidikan aliran dana hasil korupsi tersebut. 

Baca juga: Keindahan Laut dan Biotanya, Bupati Ardiansyah Sulaiman Sebut Kutai Timur "Magic Land"

“Itu (Korupsi pengadaan seragam sekolah tahun 2017 ) kami masih tetap mengusutnya, sampai saat ini proses pemeriksaan terus berjalan termasuk aliran dana itu juga tetus kami selidiki. Kemana saja barang ini ? Karena itu juga penting kita selidiki untuk mengembalikan kerugian negara," tegasnya saat diwawancarai Tribunkaltim.co, Rabu (27/72022).

Bayu menjelaskan, kasus dugaan korupsi terssbut nilainya mencapai kurang lebih Rp 1 miliar. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan oleh tim Kejari. Dimana para saksi yang dimintai keterangan itu berasal dari pihak pemerintahan dan pihak swasta.

Baca juga: Soal Perempuan di Samarinda Tewas Diduga Tersetrum, Ini Penjelasan Sepupu Korban

“Sudah ada beberapa saksi yang kita periksa dan mintai keterangan. Sampai saat ini belum sampai kepada penetapan tersangka karena masih pemeriksaan tadi. Kalau ternyata dalam pemeriksaan itu dinyatakan cukup bukti baru kita naikan status tersangka, " jelasnya.

Saat ditanya apakah kasus tersebut masih terkait dengan kasus yang sama dan terjadi di Disdikbud Kubar pada tahun anggaran (TA) 2018, Bayu menegaskan bahwa kasus yang diperiksa kali ini tidak berkaitan dengan tersangka pada kasus di tahun anggaran 2018. 

“Memang ini adalah pengembangan dari kasus dugaan pengadaan seragam sekolah TA 2018 kemarin. Tapi untuk adanya keterkaitan tersangka pada kasus TA 2018 yang saat ini sedang menjalani proses persidangan, tidak ada,” jelasnya.

Baca juga: Fakta-Fakta Kecelakaan Maut di Jalan Ahmad Yani Kota Samarinda

Bayu pun mengatakan pihaknya tetap akan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah TA 2017 ini. Dia meminta masyarakat agar  mempercayakan pengusutan kasus ini kepada pihak Kejari Kubar.

“Kami meminta kepercayaan masyarakat dalam pengusutan kasus ini serta mohon dukungannya agar kasus tersebut bisa segera terselesaikan,” harapnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

 

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved