Video Viral
Rudal Rusia Tewaskan 40 Tentara Asing yang Bantu Ukraina, Pasukan dari Amerika?
Rudal Rusia tewaskan 40 tentara asing yang Bantu Ukraina, Pasukan dari Amerika Serikat?
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur
TRIBUNKALTIM.CO - Militer Rusia mengklaim telah menghancurkan pangkalan Legiun Internasional Ukraina atau tentara asing di Konstantinovka.
Dilansir dari Tribunnews.com, kota ini masih masuk wilayah Republik Rakyat Donetsk. Serangan menggunakan rudal presisi tinggi itu dilancarkan Selasa (26/7/2022).
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan sekurangnya 40 tentara bayaran asing, kebanyakan dari mereka orang Polandia, tewas.
Serangan lain menghantam Desa Zaitsevo yang terletak di tenggara Konstantinovka.
Sebagai akibat dari serangan udara terhadap posisi tempur batalion Brigade Mekanik ke-72 AFU, lebih dari 70 nasionalis dan 1 depot amunisi telah dihancurkan.
Sehari sebelumnya, titik penempatan sementara Brigade Serangan Lintas Udara ke-95 Angkatan Bersenjata Ukraina di Konstantinovka digempur.
Diklaim lebih dari 100 prajurit Ukraina dan tentara bayaran asing tewas di lokasi ini.
Pada hari yang sama, lebih banyak fasilitas militer Ukraina ditembaki oleh pasukan Rusia di Konstantinivka.
Desa Konstantinovka terletak di dekat garis depan lokasi pertempuran sengit belakangan ini. Ini benteng penting pasukan Ukraina.
Sejumlah besar tentara bayaran asing dikerahkan di daerah tersebut.
Mereka bertempur di garis depan di jajaran yang disebut Legiun Asing Ukraina.
Banyak prajurit asing mengoperasikan peralatan militer buatan barat yang disediakan untuk pasukan Kiev dari luar negeri.
Misalnya, banyak howitzer M777 terlihat di Konstantinovka.
Personil militer AS dilaporkan ikut bertanggung jawab atas pengitungan target dari senjata modern itu.
Rusia menyatakan, tentara asing itu memakai seragam dan tanda khas Angkatan Bersenjata Amerika Serikat.
Itu sebabnya, jumlah kematian di antara para pejuang asing di Konstantinovka yang diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia tidak mengejutkan.
Saat ini, pasukan Rusia sedang mendekati kota Bakhmut dari arah timur dan selatan. Konstantinovka terletak 20 kilometer di sebelah barat Bakhmut di jalan menuju kota.
Ini adalah pijakan penting yang digunakan untuk penguatan Angkatan Bersenjata Ukraina di garis depan.
Dengan demikian, serangan rudal pada posisi Ukraina di kota dan pinggirannya merupakan kepentingan strategis bagi militer Rusia.
Sebaliknya, pasukan Ukraina pada hari yang sama menyerang depot minyak Rusia di distrik Budyonnovsky di Donetsk.
Pasukan Ukraina menembakkan tiga rudal HIMARS MLRS Amerika ke sebuah depot minyak di Donetsk.
Kejadian ini dilaporkan kantor perwakilan Republik Rakyat Donetsk di Pusat Gabungan untuk Kontrol dan Koordinasi Rezim Gencatan Senjata (JCCC).
Wali Kota Alexey Kulemzin mengatakan api di gudang penyimpanan bahan bakar dan pelumas telah dipadamkan, dan tidak ada korban jiwa.
Angkatan Bersenjata Ukraina menembak dari posisi mereka yang terletak di arah barat laut dari kota Donetsk menggunakan MLRS M142 HIMARS Amerika.
Mereka menembakkan tiga rudal M31 GMLRS ke fasilitas infrastruktur penting di kota yang dikontrol pasukan Republik Luhansk. (*)