Berita Nasional Terkini
Terbaru! Terjawab Kenapa Chrome Tidak Bisa Dibuka, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Terjawab sudah kenapa Chrome tidak bisa dibuka, kenali penyebab dan cara mengatasinya
TRIBUNKALTIM.CO - Terjawab sudah kenapa Chrome tidak bisa dibuka, kenali penyebab dan cara mengatasinya.
Pertanyaan kenapa Chrome tidak bisa dibuka, kenali penyebab dan cara mengatasinya sedamg ramai diulas.
Ada banyak software yang bisa digunakan untuk menjelajah internet, salah satunya adalah Google Chrome.
Kendati demikian terdapat juga masalah yang sering jadi kendala saat ingin menggunakan browser ini, salah satunya software yang sulit dibuka.
Baca juga: 5 Cara Buat Link Google Meet dan Membagikan dengan Siswa Anda
Inilah beberapa penyebab dan cara mengatasi google chrome tidak bisa dibuka untuk mengatasinya yang sudah dirangkum dari berbagai sumber:
1. Kinerja Hard Disk yang Menurun
Salah satu penyebab mengapa browser tidak dapat dibuka bisa jadi karena adanya kerusakan pada penyimpanan Anda.
Data atau file sistem yang rusak biasanya disebabkan oleh performa atau kesehatan hard disk yang menurun bahkan untuk membaca data pun akan kesulitan.
Untuk mengecek performa hard disk, Anda bisa menggunakan bantuan software seperti Hard Disk Sentinel.
Disana kesehatan serta performa hardisk akan ditunjukkan dalam bentuk persentase 0-100persen.
Apabila kesehatan hard disk Anda sudah menurun sampai 0persen maka sudah tidak ada solusi lain kecuali menggantinya.
2. Adanya Virus yang Menyerang Laptop / PC Anda
Virus atau Malware yang bersarang pada penyimpanan data juga dapat mempengaruhi performa komputer dan membuatnya menjadi lemot.
Baca juga: 6 Cara Membuka Kembali Tab di Browser Chrome dan Firefox yang Tak Sengaja Tertutup
Oleh karena itu, selalu bersiaplah dengan menginstall antivirus resmi yang dapat membantu Anda untuk mencegah ataupun membasmi virus.
Untuk menyingkirkan virus atau malware dari komputer Anda cukup mudah.
- Bukalah software antivirus yang sudah Anda install sebelumnya.
- Kemudian lakukan scan secara menyeluruh dan tunggu hingga selesai.
- Jika scanner menunjukkan adanya virus Anda hanya tinggal membersihkannya dengan sekali klik. sebaiknya setelah membersihkan virus lakukan install ulang pada chrome .
3. Kerusakan Pada Browser
Poin ini sebenarnya erat hubungannya dengan permasalahan sebelumnya.
Tanda-tanda terjadinya kerusakan pada google chrome seperti program yang tiba-tiba keluar saat dioperasikan atau sering sekali tidak merespon.
Jika Anda menemukan masalah seperti ini maka langsung saja ke akar permasalahannya yaitu dengan mencopotnya dan menginstall ulangnya.
Cara untuk mencopot software dengan aman bisa melihat contoh di bawah ini.
- Masuklah ke start menu, lalu ketik “programs” .
- Setelah program yang dimaksud muncul jalankan saja dengan mengekliknya.
- Di sini terdapat banyak software yang sudah Anda install, cari Google Chrome kemudian klik dua kali dan ikuti instruksinya.
- Setelah browser tadi menghilang sebaiknya restart komputer Anda.
- Setelah nyala kembali Anda bisa menginstall ulangnya ataupun mendownloadnya lagi agar mendapatkan versi yang lebih baru .
Baca juga: BERIKUT Cara Mudah Menghapus Akun Google dari Chrome
4. Temporary File yang Menumpuk
Malas untuk membersihkan data yang tidak penting bisa mengakibatkan performa komputer menurun serta mengakibatkan ruang penyimpanan terus bertambah.
Akibatnya tentu saja program yang punya cache terlalu banyak akan menjadi lambat saat dibuka.
Adapun file temporary ini seperti riwayat browser, riwayat unduhan, password dan lain sebagainya. Jika menghapusnya secara manual tidak memungkinkan maka gunakanlah software pembersih file sampah untuk PC.
Jika ingin yang berbayar direkomendasikan untuk memakai Ccleaner.
5. Google Chrome Sedang Melakukan Pembaruan
Penyebab berikut ini juga sering menjadi alasan kenapa google chrome tidak dapat terbuka secara instan.
Dikarenakan beberapa software seperti chrome terkadang melakukan update di backgroud saat tersambung ke internet, sehingga tidak nampak kalau browser ini sudah aktif.
Jadi ketika Anda membukanya kembali dengan mengklik icon akan menimbulkan crash pada windows sehingga jendela baru tidak dapat terbuka.
Anda bisa mengatasi masalah seperti ini dengan memanfaatkan windows task manager, cara untuk mengaksesnya akan dijelaskan di bawah ini.
Terdapat dua cara untuk memasuki task manager, yang pertama yaitu mencarinya di start menu
Yang kedua dengan mengkombinasikan tombol keyboard dan menekannya bersamaan, dengan kombinasi CTRL + ALT + DEL
Setelah menekannya Anda akan diarahkan ke lock screen, dan task manager biasanya terdapat pada pilihan paling bawah
Silahkan klik task manager, setelah masuk Anda akan melihat beberapa program yang sedang berjalan
Diantara program-program tersebut pilih google chrome, kemudian tekan end process
Setelah program terhenti cobalah untuk membukanya kembali
Restart komputer Anda jika browser masih tidak dapat dibuka setelah melakukan prosedur tadi
Seperti itulah beberapa cara untuk mengatasi Google Chrome yang tidak dapat dibuka, mudah sekali bukan.
Untuk mengantisipasi hal serupa agar tidak terjadi lagi sebaiknya sempatkan untuk menghapus riwayat browser yang sudah tidak dibutuhkan, serta lakukan scan virus secara rutin.
Pengguna Google Chrome di Android dan Windows Wajib Update Secepatnya
Google mengimbau seluruh pengguna Google Chrome di Android dan komputer desktop (PC/laptop) Windows untuk segera melakukan pembaruan (update) secepat mungkin.
Update dilakukan agar para pengguna bisa terhindar dari kerentanan (vulnerability) pada peramban Chrome yang parah.
Dengan update Google Chrome ini, mereka secara tidak langsung menambal dan menutup celah keamanan tersebut.
Google melalui blog resminya, Senin (4/7/2022) lalu, melaporkan terdapat ancaman kode “CVE-2022-2294” yang dilabeli sebagai ancaman tingkat tinggi, yang memungkinkanhacker menyusup melalu peramban Chrome dan mengeksploitasi data yang tersimpan di perangkat.
Namun Google pada 4 Juli lalu telah merilis pembaruan untuk menambal celah keamanan tersebut, dengan merilis Chrome versi 103.0.5060.114 untuk Windows dan versi Chrome 103.0.5060.71.
Cara update Google Chrome Untuk mengetahui versi Google Chrome yang dipakai di ponsel Android, pengguna bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.
- Buka aplikasi Google Chrome
- Klik ikon berbentuk titik yang memanjang ke bawah, ikon ini berada di atas kanan aplikasi
- Pilih Settings (Pengaturan)
- Gulir layar ke bawah sampai menemukan “About Chrome” dan klik.
Sedangkan untuk pengguna Windows, mereka bisa melihat melalui menu Help > About Google Chrome.
Pengguna akan dapat melihat versi Google Chrome yang terpasang di ponsel/komputer Windows mereka.
Apabila versi yang dimiliki di bawah versi terbaru (103), maka pengguna harus segera melakukan pembaruan.
Sementara untuk melakukan update Google Chrome di Android, pengguna bisa melakukannya melalui toko aplikasi Google Play Store.
Bagi pengguna Windows, mereka bisa membuka menu Help di deretan menu paling atas, lalu pilih About Google Chrome.
Jika terdapat pemberitahuan versi terbaru telah tersedia, segera lakukan update.
Setelah update, relaunch (tutup dan buka kembali) Google Chrome agar update versi terbaru tersebut bekerja.
Google sendiri belum memberi tahu bagaimana cara mendeteksi kerentanan ini. Pihak perusahaan hanya mengimbau pengguna untuk melakukan update Google Chrome secepatnya.
Data bisa hilang Kerentanan dari “CVE-2022-2294” pertama kali ditemukan oleh tim antivirus dari Avast Threat Intelligence, Jan Vojtesek pada Jumat lalu, (1/7/2022).
Ancaman ini memiliki kaitan dengan kelemahan heap overflow dalam komponen web RTC Chrome.
Bagi yang belum familiar, Web RTC merupakan teknologi yang mengizinkan penggunanya untuk melakukan panggilan video, suara, berbagi dokumen langsung dari peramban.
Sedangkan heap overflow adalah gangguan yang menyebabkan data menjadi korup (tidak bisa dibuka) atau malah hilang akibat terlalu banyak data yang harus ditangani oleh memori.
Dihimpun Kompas.com dari Make Use Of, Kamis (7/7/2022), kelemahan-kelemahan di atas menimbulkan celah dan peluang bagi peretas untuk mengambil alih ponsel/komputer melalui browser.
Kerentanan ini merupakan kerentanan keempat Google Chrome sepanjang 2022.
Kerentanan pertama adalah “CVE-2022-0609” pada 14 Februari, kedua “CVE-2022-1096” pada 25 Maret, dan ketiga “CVE-2022-1364” pada 14 April.
Kerentanan ini juga dikenal dengan sebutan zero-day vulnerability, yakni ancaman pada perangkat lunak yang telah diketahui namun saat itu belum ada perbaikannya.
Dengan risiko yang tinggi, diharapkan tanggapan sigap yang sudah diberikan perusahaan bisa mengurangi atau mencegah terjadinya peretasan.
Yang perlu digarisbawahi adalah, browser Chrome tidak dapat dihilangkan dengan cara uninstall di ponsel Android.
Hal ini dikarenakan peramban tersebut sudah menjadi peramban bawaan atau default browser di seluruh ponsel Android.
Itulah tadi ulasan kenapa Chrome tidak bisa dibuka, kenali penyebab dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.
(*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/logo-google-chrome-17102021.jpg)