Berita Paser Terkini

Tindak Lanjut Pembangunan Bandara Paser, Kemenhub RI Sebut Kabupaten Paser Miliki Potensi Bisnis

Tim dari Kementerian Perhubungan telah meninjau langsung lokasi Bandar Udara (Bandara) Kabupaten Paser yang pembangunannya terhenti sejak 8 tahun

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Aris
HO
Kepala Badan Transportasi Kementerin Perhubungan (Kemenhub) RI, Umar Aris saat menjelaskan mengenai prospek kelanjutan pembangunan bandara di Kabupaten Paser. (HO) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Tim dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah meninjau langsung lokasi Bandar Udara (Bandara) Kabupaten Paser yang pembangunannya terhenti sejak 8 tahun terakhir.

Tujuan dari peninjauan itu, guna mengetahui aspek legal, teknis dan operasional Bandara Paser, Jumat (5/8/2022).

Kepala Badan Transportasi Kementerin Perhubungan (Kemenhub) RI Umar Aris menjelaskan, hasil dari peninjauan itu nantinya akan dipastikan Bandara Paser masuk dalam standar teknis ataupun sebaliknya.

"Jika standar teknis tidak masuk, tentu akan berdampak pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan daripada bandar udara sendiri," terangnya.

Baca juga: Pleno Hasil Peninjauan Lanjutan Pembangunan Bandara Paser, Kemenhub RI Beri 3 Rekomendasi ke Pemda

Diakui Umar, pihaknya tidak menginginkan aset yang dimiliki oleh negara dibiarkan terbengkalai begitu saja.

Apalagi, kata dia Paser sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, sehingga dinilai dapat menimbulkan pertumbuhan ekonomi nasional, provinsi, dan kabupaten.

"Paser kita lihat, ada potensi bisnis karena ada beberapa perusahaan yang akan menunjang. Berdasarkan hasil peninjauan dan laporan dalam rapat pleno, kita akan tindak lanjuti," jelasnya.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Penajam Paser Utara, Tambah 2 Orang Positif Corona

Dijelaskan, studi pembangunan bandara pun sudah ada, hanya saja perlu penajaman-penajaman lagi.

Hanya saja, Umar belum bisa memastikan berapa lama putusan untuk pengerjaan kelanjutan bandara Paser.

"Karena kita ini staf, tentu saja perlu melaporkan ke pimpinan dulu hasilnya, dengan memberikan gambaran target waktu yang terukur. Secepatnya, dengan adanya IKN adanya potensi ini, semua juga telah menyepakati soal itu," terangnya.

Saat dikonfirmasi mengenai, peluang dan prioritas pembangunan Bandara Paser, sementara tidak termasuk sebagai daerah 3T (Terdepan, Tertinggal dan Terpencil).

Baca juga: Cuaca Penajam Paser Utara Hari Ini Jumat 5 Agustus 2022, Cenderung Berawan dan Berpotensi Hujan

Ditambah lagi ada usulan pembangunan Bandara baru di Ujoh Bilang, Mahakam Ulu di waktu yang bersamaan. Namun pihaknya memastikan, Paser sudah masuk dalam tatanan kebandarudaraan, dan kajiannya berbeda.

"Kalau prioritas mana antara Paser dan Mahakam Ulu, itu beda lagi. Termasuk juga kebijakan yang berbeda, yang terpenting Paser masuk dalam tatanan kebandarudaraan," kata Umar.

Selain itu, pangsa pasar yang dimiliki Paser juga berbeda jika dibandingkan dengan Bandara SAMS Balikpapan dan APT Pranoto Samarinda.

"Jadi kita sudah hitung sampai kesana, pengsa pasarnya berbeda," tutupnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved