Berita Kaltim Terkini

Pemerintah Imbau Pemilik Kendaraan yang Belum Atas Nama Sendiri Segera Balik Nama, Ini Alasannya

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Ismiati mengimbau warga yang memiliki kendaraan tapi belum atas nama segera balik nama.

Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Pemeriksaan dan penindakan kendaraan bermotor oleh Satlantas Polres Paser, yang dilakukan pada 3 Agustus 2022 kemarin di Mapolres Paser, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM) 

TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ismiati mengimbau warga yang memiliki kendaraan tapi belum atas nama sendiri agar segera melakukan balik nama.

Hal itu dikarenakan masih banyaknya nama pemegang kendaraan di lapangan seringkali berbeda dengan nama yang tertulis dalam dokumen kendaraan, misalnya STNK.

Bahkan Ismiati meyakini masih banyak kendaraan yang tidak atas nama penggunanya sendiri.

Baca juga: Tekan Potensi Gangguan, Satgas Ops Nusantara Polda Kaltim Berpatroli Seputar KIPP IKN Nusantara

"Kita kadang kesulitan kalau misal ada kecelakaan, kemudian ingin memberikan reward atau ada apa-apa, sulit," tuturnya, Jumat (12/8/2022).

Dirinya mencontohkan, semisal pemegang kendaraan atas nama Tono. Rupanya data kendaraan dimiliki atas nama Tini. Hal demikian yang cenderung mempersulit proses administrasi.

Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Sonny Irawan menambahkan registrasi dan identifikasi data sangatlah penting tak terkecuali bagi kepolisian.

Baca juga: Ungkap Transaksi Sabu di Samarinda, Polda Kaltim Sita 89 Poket dan Uang Tunai Puluhan Juta Rupiah

"Kami dari Regident sangat membutuhkan data valid. Jangan sampai misal nama Tono pakai nama Tini, sehingga harapannya dalam data kami sesuai dengan pemegang kendaraan," kata Sonny.

Hal ini biasa ditemui di mana seseorang usai melakukan pembelian kendaraan bekas, namun tidak segera mengajukan pergantian data pemilik.

Sehingga kendati transaksi jual-beli kendaraan dilakukan secara resmi, data kendaraan masih mengikat pada pemilik sebelumnya.

Ismiati mengimbau agar para wajib pajak dapat memanfaatkan program relaksasi yang dicanangkan oleh Pemprov Kaltim. Di mana dalam pengurusan balik nama, pemohon dibebaskan dari biaya.

Baca juga: Pajak hingga Bea Balik Nama Dipangkas, Relaksasi Pajak Kendaraan di Kaltim Dibatasi

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved