Piala Dunia

Piala Dunia 2022 Qatar: Timnas Brasil Maksimalkan Potensi Bintang Real Madrid Jadi Penerus Neymar

Piala Dunia 2022 Qatar, Timnas Brasil maksimalkan potensi talenta muda mereka Vinicius untuk jadi penerus Neymar di tim Samba.

Editor: Ikbal Nurkarim
Instagram @vinijr
Pemain timnas Brasil Neymar dan Vinicius Junior. Piala Dunia 2022 Qatar, Timnas Brasil maksimalkan potensi talenta muda mereka Vinicius untuk jadi penerus Neymar di tim Samba. 

TRIBUNKALTIM.CO - Piala Dunia 2022 Qatar, Timnas Brasil maksimalkan potensi talenta muda mereka Vinicius untuk jadi penerus Neymar di tim Samba.

Untuk itu, pelatih Timnas Brasil, Tite, sampai meminta saran kepada pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti yang merupakan pelatih Vinicius di level klub.

Pemain muda Timnas Brasil Vinicius Junior yang juga bintang Real Madrid itu diproyeksikan untuk menjadi penerus Neymar Junior di tim Samba.

Vinicius Junior menjadi bintang baru Timnas Brasil setelah tampil apik bersama Real Madrid pada musim 2021-2022.

Baca juga: Bukan Timnas Argentina, Gabriel Batistuta Sebut Negara Lain jadi Favorit Piala Dunia 2022

Baca juga: LENGKAP Jadwal Piala Dunia 2022 Terbaru: Qatar vs Ekuador Jadi Laga Pembuka, Live di Indosiar

Dalam periode itu, pemain muda Timnas Brasil Vinicius ikut mengantarkan Real Madrid meraih gelar Liga Spanyol dan Liga Champions.

Bahkan, Vinicius menjadi penentu kemenangan Real Madrid atas Liverpool dalam partai puncak Liga Champions 2021-2022 lewat gol semata wayangnya.

Musim 2021-2022 tersebut bisa dibilang menjadi masa-masa terbaik Vinicius di Real Madrid sepanjang kariernya.

Winger berusia 22 tahun itu mampu mencetak 22 gol dan 20 assist dari 52 penampilan untuk Real Madrid di berbagai kompetisi.

Dengan performa luar biasanya itu, Vinicius diharapkan mampu menjadi pemain kunci Timnas Brasil dalam ajang Piala Dunia 2022 nanti.

Baca juga: Rekor Gemilang Milik Timnas Brasil Terancam Disamai Timnas Jerman di Piala Dunia 2022 Qatar

Bahkan, pelatih Timnas Brasil, Tite, menyebut Vinicius adalah penerus Neymar pada 2014.

"Saat kami latihan, saya bilang ke Vini, 'Kamu adalah Neymar tahun 2014', karena Neymar dari Barcelona dan timnas saat itu adalah Neymar di sayap, sedangkan hari ini dia di tengah," kata Tite seperti dikutip BolaSport.com dari Marca.

"Mereka mengatakan Neymar akan membuat lebih banyak kesalahan bermain di sana."

"Namun, posisinyalah yang membuatnya melakukan lebih banyak kesalahan, karena semua yang dia lakukan dalam hal kreatif akan menentukan," lanjut Tite.

Untuk memaksimalkan potensi Vinicius tersebut, Tite sampai berkonsultasi dengan juru taktik Real Madrid, Carlo Ancelotti.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved