Berita Berau Terkini

Rencana Perbaikan Jembatan Sambaliung, Penyeberangan Kendaraan Pakai Kapal Feri Bukan LCT

Persiapan memasuki bulan September, yakni perbaikan Jembatan Sambaliung, kapal LCT tidak digunakan sebagai opsi pengangkut kendaraan yang hendak menye

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Rapat koordinasi terpadu mengenai perbaikan Jembatan Sambaliung nantinya. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Persiapan memasuki bulan September, yakni perbaikan Jembatan Sambaliung, kapal LCT tidak digunakan sebagai opsi pengangkut kendaraan yang hendak menyeberang.

Namun, Pemkab Berau memastikan akan menggunakan kapal feri.

Kepala Dinas PUPR Berau, Taupan Majid menjelaskan pihaknya baru saja mendengar bahwa kapal LCT tidak diperbolehkan dari pusat, untuk digunakan sebagai penyebrangan di daerah Berau.

Pihaknya meminta kejelasan pula kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim maupun Dinas Perhubungan Berau, untuk segera meminta kejelasan terkait penyaberangan wilayah Sambaliung-Tanjung Redeb.

“Setahu kami, LCT itu peraturannya berbeda lagi, dan untuk izinnya tidak diperbolehkan, tapi tidak tahu ya jika nanti ada perubahan,” jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (24/8/2022).

Baca juga: Perbaikan Jembatan Sambaliung Berau Ditargetkan Selesai Desember 2022

Kemudin, DPUPR segera memulai pembangunan jetty dengan lokasi yang sudah ditentukan untuk memudahkan masyarakat.

Sementara itu penyelesaian jalur alternatif sudah masuk tahap perampungan di pos parkir yang berlokasi di RT 22 Limunjan

Pemkab Berau juga mengupayakan untuk memisahkan jalur antara kendaraan roda dua dan roda empat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Angkutan Pelayaran dan SDP, Dinas Perhubungan Prov Kaltim menjelaskan bahwa pihaknya sudah memastikan untuk penyebrangan menggunakan feri.

Menurutnya, penggunaan kapal tersebut, jauh lebih baik, dan tidak terlalu berbahaya dibandingkan penggunaan LCT dan menghindari rawan kejadian kecelakaan.

“Kewenangan penggunaan LCT itu juga bukan dari kami. Jadi dipastikan menggunakan feri saja,” ungkapnya.

Baca juga: Perbaikan Jembatan Sambaliung di Berau Telan Biaya Rp 20 Miliar

Adapun debit air tertinggi Sungai Kelay disekitaran areal penyebrangan nantinya setinggi 8 meter, dan terendah setinggi 3 meter. Kendati begitu, pihaknya memastikan dapt menggunakan kapal Feri.

“Kapal Feri yang disediakan nantinya, tetap akan bisa melewati jalur alternatif penyebrangan,” tuturnya.

Sementara itu, tinggal Bupati Berau lagi yang bersurat untuk permintaan kapal feri yang akan disediakan, termasuk jam operasional.

Agus menegaskan, jika permintaan Pemkab Berau untuk penyebrangan secara 24 jam, maka akan diakomodir baik dari Dishub Provinsi maupun kabupaten. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved