Berita Balikpapan Terkini

Dugaan Penipuan Investasi Kembali Terjadi di Balikpapan, Belasan Korban Rugi Hingga Miliaran Rupiah

Tindak pidana penipuan bermodus investasi kembali mengemuka di Balikpapan. Mirisnya, dengan korban dan nominal kerugian yang tak sedikit.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
Dua korban penipuan berkedok investasi yang akan memproses secara hukum atas kerugiannya mengikuti investasi fiktif tersebut, Minggu (28/8/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tindak pidana penipuan bermodus investasi kembali mengemuka di Balikpapan. Mirisnya, dengan korban dan nominal kerugian yang tak sedikit.

Beberapa korban diantaranya adalah DS (33), A (24) serta S (38). Mereka mengalami kerugian mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Dalam hal ini, pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan antar pelaku merupakan saudara kandung.

S bercerita, dirinya tertipu lantaran di ajak investasi pengadaan barang oleh salah satu pelaku. Inisialnya, MU.

Baca juga: Meriahkan HUT ke-77 RI, Polres Kubar Gelar Two Days Presisi Adventure, Diikuti Ratusan Rider Trail

Dimana dari S menerima iming-iming keuntungan berkisar 15 persen dari modal yang diinvestasikan. Dirinya percaya karena produk investasi ini sudah diikuti banyak orang dan berbadan hukum.

Kata dia, awal mulai kerjasama berjalan lancar termasuk pemberian keuntungan dan ada juga yang sudah menerima pengembalian modal dan keuntungan.

"Cuma ketika mulai tanam modal baru,  mulai macet dari Desember 2021 sampai sekarang," katanya, Minggu (28/8/2022) sore.

Mulai merasa janggal, S kemudian meminta pertanggungjawaban dari pelaku dan menginginkan diselesaikan secara baik-baik.

Baca juga: Borneo FC Samarinda Vs Persis Solo di Liga 1, Berikut Daftar Susunan Pemain dan Pemain Cadangan

Dirinya alami kerugian dari awal menanam modal dari jutaan hingga total kerugian Rp 46 juta dengan iming-iming keuntungan hingga 17 persen dari modal.

Sementara itu korban inisial A alami kerugian hingga Rp 65 juta. Dia bisa tertarik lantaran melihat teman kerjanya yang ikut investasi dan ternyata ada hasil.

Akhirnya dia pun ikut tertarik, awal modal hanya dari jutaan, lama kelamaan nambah lagi hingga akhirnya total modalnya Rp 64 juta dan tidak kembali sampai sekarang.

Padahal modal investasi yang ia setorkan, bukan dari kantong pribadi. Melainkan dana pinjaman dari bank. A yakin untuk meminjam karena melihat peluang profit investasi tersebut.

Baca juga: Link Nonton Drama Korea Alchemy of Souls Episode 20 Malam Ini, Lengkap dengan Spoilernya!

"Awalnya lancar. Saya itu ngambil uang di bank dengan asumsi bisa mencicil bank dengan keuntungannya," ungkap A.

Dirinya berharap kasusnya segera selesai dan pelaku bisa dihukum sesuai dengan apa yang diperbuat dan aset yang dimiliki pelaku agar bisa disita dan dikembalikan ke para korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved