Berita Balikpapan Terkini

KPPU Kanwil V Pantau Harga Telur Ayam di Balikpapan hingga ke Produsen

Dalam menyikapi pemberitaan di media terkait kenaikan harga telur ayam di pulau Jawa, KPPU Kanwil V Kalimantan merespon dengan meninjauan harga pasar.

Penulis: Niken Dwi Sitoningrum | Editor: Aris
HO/KPPU Kanwil V Kalimantan
peninjauan langsung KPPU Kanwil V Kalimantan ke produsen telur ayam yang ada di Balikpapan. (HO/KPPU Kanwil V Kalimantan) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dalam menyikapi pemberitaan di media terkait kenaikan harga telur ayam di pulau Jawa, KPPU Kanwil V Kalimantan merespon dengan melakukan peninjauan harga di pasar yang ada di Kota Balikpapan

KPPU Kanwil V melakukan pengumpulan data dan informasi kepada beberapa pedagang telur ayam di Pasar Klandasan dan Pasar Pandan Sari.

“Informasi yang didapat dari pedagang, telur ayam yang beredar di Kota Balikpapan dipasok dari Surabaya dan ada juga berasal dari lokal Balikpapan,” ujar Kepala Kantor Wilayah V KPPU Kalimantan, Manaek SM Pasaribu melaui keterangan resmi yang diterima Tribunkaltim.co, Selasa (30/8/2022).

Berbeda dengan penjualan telur di Kota Balikpapan dengan Pulau Jawa, masyarakat Kota Balikpapan biasa membeli telur dalam jumlah satuan butir atau per-rak, sedangkan masyarakat di Jawa membeli telur ayam dengan ukuran Kilogram. 

Baca juga: Mengaku Sebagai Anggota Polisi, Pria di Samarinda ini Berhasil Gasak Puluhan Handphone Warga

“Harga telur ayam di Kota Balikpapan berada dikisaran harga Rp 1.900–Rp 2.000/butir atau Rp 59.000/rak untuk telur yang berasal dari Kota Balikpapan,” terangnya.

Sedangkan, telur yang didatangkan dari Surabaya berada dikisaran harga Rp 2.000-Rp 2.100/butir atau Rp 62.000/rak.

Jika dikonversi ke Kilogram, harga telur berada pada kisaran Rp 29.000 untuk telur yang berasal dari Kota Balikpapan dan Rp 31.000 untuk telur yang berasal dari Surabaya.

“Harga telur tersebut tidak mengalami perubahan sejak seminggu terakhir. Informasi tambahan yang diperoleh, stok telur ayam sampai saat ini di Kota Balikpapan cukup aman,” imbuhnya.

Baca juga: Bidpropam Polda Kaltim Cek Gaktiblin Seluruh Anggota Polres Kutai Barat 

KPPU Kanwil V kemudian melakukan peninjauan langsung ke produsen telur ayam di Kota Balikpapan untuk memastikan bahwa tidak terjadinya kelangkaan stok telur ayam serta mendengar keluhan dari peternak guna menjaga kualitas dan kuantitas telur ayam lokal di Kota Balikpapan.  

“Keterangan dari salah satu peternak telur ayam, bahwa saat ini telur lokal yang beredar di pasar hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar 40 persen, sisanya 60 persen didatangkan dari luar seperti Jawa (Surabaya) dan Sulawesi,” jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun, faktor yang menyebabkan harga telur ayam mengalami kenaikan yaitu adanya lonjakan harga bibit ayam dan harga pakan ayam. Yang mana, kedua variabel tersebut memang didatangkan dari luar Kalimantan seperti dari Pulau Jawa.

Baca juga: PHM Capai Produksi Gas Tertinggi pada Agustus 2022

Saat ini, harga telur ayam yang dijual dan diedarkan kepada pengumpul berdasarkan kualifikasi Grade, sebagai berikut:

Grade A dengan berat 1,8 Kg – 2 Kg/rak dijual dengan harga Rp 54.000 (Rp 1.800/butir)

Grade B dengan berat 1,7 Kg/rak dijual dengan harga Rp 50.000/piring (Rp 1.700/butir)

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved